Anak Muda ini Bangun Desa Wisata dari Nol
- 20 Agt 2025 00:23 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Septiadi Kurniawan yang lebih akrab disapa Adi menjadi inspirasi anak muda yang memilih kembali ke kampung halaman untuk membangun desa wisata. Sejak 2015, ia bersama masyarakat Nagari Ulakan, Padang Pariaman, Sumatera Barat, menginisiasi pengelolaan kawasan estuaria seluas 15 hektare yang kaya mangrove dan nipah.
Langkah itu berawal dari keprihatinan atas ancaman alih fungsi lahan dan penebangan liar. Dari kondisi tersebut, Adi menggagas lahirnya Desa Wisata GTP Ulakan sebagai ruang konservasi sekaligus motor ekonomi masyarakat.
Salah satu inovasinya adalah mengolah buah nipah menjadi minuman khas yang diminati wisatawan, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat pesisir, “Saya mempunyai misi konservasi sekaligus penggerak ekonomi lokal,” ujar Adi, saat diwawancara dalam acara siaran radio Apresiasi Budaya Minangkabau di 92,8 FM Pro 4 RRI, Jakarta, Rabu 13 Agustus 2025.
Ketekunan Adi melahirkan berbagai prestasi, mulai dari penghargaan PIID PELL Kemendesa PDTT RI 2019, BUMNAG Terbaik Kemenko PMK 2021, hingga masuk 50 Besar Anugerah Desa Wisata Kemenparekraf 2022. Tahun ini, ia meraih Juara 1 Inovasi 4 Pilar Astra bidang Desa Wisata dan Lingkungan serta Juara 3 Tokoh Penggerak Lingkungan Kampung Astra.
Kini Adi berprofesi sebagai konselor kepariwisataan, sekaligus mendampingi desa-desa wisata lain di Sumatera Barat. Ia menegaskan komitmennya agar Desa Wisata GTP Ulakan terus memberi manfaat ekonomi berkelanjutan, serta mencetak nagari yang mandiri di masa depan.
Didukung penuh oleh keluarga, Septiadi berpegang teguh pada pesan orang tuanya: “Sudahi apa yang kamu mulai, jadilah manusia yang menebar manfaat bagi sekitarnya.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....