Dari Ladang Petai Sampai Inggris, Semua Berhak Bermimpi Liburan
- 19 Jun 2025 23:19 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Keragaman impian dan destinasi wisata kembali terangkat dalam siaran radio “Dangdut Nyok” di 92,8 FM Pro4 RRI Jakarta pada Kamis 13 Juni 2025. Lewat pertanyaan sederhana bertema “Jika ada rezeki dan kesempatan, ke mana Anda ingin bepergian?”, para pendengar dari berbagai daerah di Indonesia menyampaikan keinginan mereka berliburan.
Mang Yusuf dari Kedoya ingin berlibur ke Solo karena merasa kota tersebut memiliki suasana yang tenang. “Solo itu damai, nggak ramai kayak Jakarta,” ujarnya melalui sambungan telepon.
Lain halnya dengan Babeh Sadeli yang lebih memilih destinasi sederhana. Ia ingin bersantai di ladang petai sambil menikmati sambal tauco dan kopi hitam. “Hidup tenang itu tidak perlu bepergian jauh,” ucapnya lewat pesan Whatsapp Pro4.
Sementara itu, Luthfi dari Tajur Halang memiliki impian bepergian ke luar negeri bersama istrinya. Ia berencana menjenguk putranya yang sedang menempuh pendidikan doktoral di Inggris. “Semoga selalu sehat dan biaya perjalanan mencukupi,” ujarnya dengan penuh harap.
Ibu Wigati menyampaikan keinginannya menjelajahi Nusa Tenggara Timur, khususnya Kupang dan Labuan Bajo. Menurutnya, kota-kota tersebut menawarkan aktivitas 24 jam dan panorama yang memukau. Di sisi lain, Ica dari Bone memimpikan liburan ke Bali. “Saya belum pernah ke sana, pengen banget lihat pantainya,” kata Ica.
Keinginan untuk kembali ke destinasi yang pernah dikunjungi juga diungkapkan Bang Haris. Ia ingin mengulang kunjungannya ke Bali yang dulu terlalu singkat. “Belum puas waktu itu, ada banyak yang belum dieksplor,” ujarnya sambil tertawa menceritakan kisah unik bersama teman-temannya.
Kong Dani menyoroti Aceh sebagai destinasi impiannya, bukan hanya karena nilai budaya, tapi juga sejarah keluarga. “Saya penasaran dengan kehidupan pascatsunami dan ingin napak tilas jejak kakek saya di Aceh,” kata Dani.
Ibu Dindin mengaku rindu beribadah ke Tanah Suci. Terakhir kali ia menunaikan umrah pada 1996 dan berharap bisa kembali. “Pasti sudah banyak yang berubah, saya ingin merasakannya lagi,” ucapnya.
Tak kalah unik, Bang Nurjen dari Jasinga ingin ke Korea, bukan untuk budaya pop, melainkan untuk menantang idolanya bermain congklak. Sementara Pak Budi dari Cilebut penasaran dengan kehidupan Muslim di Maladewa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....