Indonesia Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan dan Berbasis Masyarakat Lokal

  • 15 Apr 2025 17:18 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Pariwisata merupakan sektor yang potensial bagi Indonesia, di mana Indonesia menerima lebih dari 13 miliar wisatawan mancanegara pada tahun 2024 dan menciptakan 25 juta lapangan kerja dengan penerimaan devisa sebesar 16,7 miliar dolar AS. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara pembukaan The UN Tourism Commission for East Asia and the Pacific-Commission for South Asia (CAP-CSA) Joint Commission Meeting di Jakarta, di Jakarta,Selasa (15/04/2025).

“Indonesia memandang pariwisata sebagai sektor yang potensial, dan Indonesia menyambut lebih dari 13 miliar pengunjung internasional tahun lalu yang menciptakan lapangan kerja bagi hampir 25 juta tenaga kerja dan menghasilkan pendapatan sekitar 16,7 miliar devisa,” kata Airlangga.

Airlangga mengungkapkan bahwa Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo memandang pariwisata sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi. Menurut Airlangga, pemerintah Indonesia memiliki komitmen yang kuat untuk mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta mendorong pariwisata berbasis masyarakat lokal.

“Kami memiliki komitmen yang kuat untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan dan pariwisata yang ramah lingkungan, serta mendorong pariwisata berbasis komunitas lokal melalui berbagai program, seperti pariwisata berbasis desa dan transformasi destinasi dari strategi pariwisata massal ke arah yang lebih berkelanjutan,” ujar Airlangga.

Dalam acara pembukaan tersebut, Airlangga Hartarto juga menjelaskan bahwa dengan kondisi ekonomi global saat ini, Indonesia berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dan kolaborasi, karena menurutnya, dengan kolaborasi, kita akan menjadi lebih kuat dan sejahtera bersama. Menurut Airlangga, pariwisata merupakan sektor yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga manfaat sosial dan budaya. Airlangga juga mengajak setiap delegasi negara yang hadir untuk mempromosikan pariwisata yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, inklusivitas, dan menjaga kelestarian lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....