Warkop Kandang Ayam Hadirkan Cita Rasa dan Cerita
- 21 Mei 2025 13:42 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Warkop Kandang Ayam menjadi warna baru di kawasan Petukangan Utara, Jakarta, dengan konsep unik yang menggabungkan cerita personal, nuansa homie, dan sajian autentik. Didirikan oleh dua sahabat, Puja Devkan dan Age De Jiwo, warkop ini resmi beroperasi pada 9 April 2025 setelah melewati proses branding intensif selama bulan Ramadan dan Lebaran.
Setelah bertahun-tahun berbagi mimpi, tahun 2024 menjadi momentum mereka mewujudkan ide yang sempat tertunda. Warkop Kandang Ayam resmi berdiri pada 9 April. Mereka sengaja melalui bulan puasa dan lebaran untuk fokus membangun branding selama satu bulan pertama.
Warkop ini berbeda karena lokasinya berada di rumah pribadi milik Age, sebuah rumah tua yang disulap menjadi tempat nongkrong dengan nuansa rumahan dan nyaman. Nama Kandang Ayam sendiri memiliki cerita personal: rumah tersebut dulunya adalah kandang ayam milik ayah Age, yang hingga kini masih memelihara ayam di usia 80-an.
“Kalo untuk alasan personalnya, saya dan keluarga sangat dekat dengan ayam dari hobinya bapak. Jadi bapakku dari aku sebelum lahir hobi main ayam sampe beliau tua, dan beliau masih ada umurnya 80 tahunan kurang lebih sampe sekarang masih suka ayam.” Ujar Mas Age De Jiwo dalam wawancara Sore Ceria PRO 2 RRI Jakarta bersama Desi pada Selasa (20/05/2025).
Selain cerita unik di balik nama dan tempat, konsep makanan dan minuman di Warkop Kandang Ayam juga dibuat berbeda. Menu seperti pancake rumahan, nasi ayam khas, varian teh buah, hingga kopi mocktail seperti Black Applemenjadi andalan mereka. Harganya pun bersahabat, mulai dari Rp10.000 untuk dessert hingga Rp30.000 untuk makanan berat.
“Kami juga ingin warkop ini jadi wadah berbagi — tentang seni, kopi, dan kehidupan.” Ujar Mas Age De Jiwo dalam wawancara Sore Ceria PRO 2 RRI Jakarta bersama Desi pada (20/05/2025).
Sebelum resmi membuka Warkop Kandang Ayam, mereka sempat melakukan soft branding lewat produk Die For Pancake selama dua minggu di awal Ramadan, yang terjual hingga 300 porsi. Respon luar biasa itu menjadi langkah mulus menuju pembukaan warkop.
Dengan jam operasional pukul 15.00–23.00 dan libur setiap Selasa, Warkop Kandang Ayam menjadi destinasi hangat bagi para pencinta kopi, cerita, dan suasana rumahan yang otentik. (Keysha Cahya Kamila - Universitas Gunadarma).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....