Mending Belajar Coding, dari pada Kecanduan Gaming.
- 24 Feb 2025 07:56 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Fitri Rachmawati, pendiri Programmer Cilik, sangat mendorong pentingnya mengenalkan pendidikan coding sejak usia dini.
Disampaikan dalam " Obrolan Komunitas" Pro4 RRI Jakarta 92'8, Menurutnya, lebih baik anak-anak belajar coding daripada terlalu larut dalam kecanduan game. Programmer Cilik hadir sebagai komunitas yang menyediakan pendidikan coding bagi anak-anak mulai dari TK hingga SMA, dengan penekanan bahwa belajar coding tidak perlu menunggu hingga masuk perguruan tinggi.
"Coding itu belajar pemrograman dan pengembangan aplikasi. Anak-anak bisa belajar membuat animasi dan game sederhana dengan konten IT. Ini adalah cara yang menyenangkan dan efektif untuk memperkenalkan mereka pada dunia teknologi," jelas Fitri.
Metode pembelajaran di Programmer Cilik disesuaikan dengan usia dan kemampuan anak. Untuk anak-anak TK, pendampingan diberikan secara intensif dengan menggunakan perangkat yang lebih sederhana, seperti puzzle yang harus disusun sesuai urutan. Bahkan, ada kegiatan coding yang tidak melibatkan perangkat sama sekali, seperti memotong kertas dan membuat panah.
"Kami ingin membuat coding terasa menyenangkan dan mudah dipahami, bahkan untuk anak-anak yang belum bisa membaca sekalipun," tambah Fitri. Program ini juga mulai membuka kelas untuk orang tua dan guru secara online sejak Januari karena tingginya minat, dengan biaya yang ekonomis dan berbasis komunitas.
Inspirasi untuk mendirikan Programmer Cilik muncul dari pengalaman Fitri sebagai lulusan IT yang kesulitan mencari materi pembelajaran yang sesuai untuk anaknya sendiri. Hal ini mendorongnya untuk menciptakan pelajaran coding sederhana yang dirancang khusus untuk anak-anak.
Selain itu, melalui coding, anak-anak juga dilatih untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, dan mengembangkan kemampuan bercerita. "Coding bukan hanya tentang membuat game atau menjadi ahli IT. Ini tentang melatih kreativitas dan kemampuan berpikir logis, yang bermanfaat di bidang apapun," tegas Fitri.
Programmer Cilik punya berbagai kelas, seperti Kinder Coding (usia 4-7 tahun), Kids Coding (usia 7-12 tahun), Minecraft (usia 7-12 tahun), Canva (usia 7-12 tahun), dan Roblox. Tidak ada batasan usia ideal untuk belajar coding, karena semua bergantung pada keterampilan individu. Fitri menekankan pentingnya edukasi bagi orang tua untuk menjadikan coding sebagai sarana belajar yang menyenangkan dan bermanfaat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....