Menumbuhkan Generasi Muda lewat Sepakbola Berbasis Karakter

  • 27 Apr 2026 22:16 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Sekolah Sepakbola (SSB) Marinos Soccer School hadir sebagai wadah pembinaan generasi muda di Jakarta Utara sejak didirikan pada 5 Oktober 2019. Awalnya bernama Buaya Utara Soccer School, perubahan nama menjadi Marinos Soccer School dilakukan melalui kesepakatan pengurus.

Nama “Marinos” yang berarti pelaut terinspirasi dari karakter wilayah Jakarta Utara yang identik dengan kawasan pelabuhan, sekaligus menjadi harapan agar SSB ini mampu berlayar jauh meraih prestasi, seperti klub Yokohama Marinos di Jepang.

Kolonel Laut (T) Jati Laksono, ST.,MT.,MM Ketua Marinos Soccer School/Head Coach/Exco Askot PSSI Jakarta Utara Bidang Kompetisi yang hadir langsung di Studio RRI Pro 4 Jakarta, Senin 27 April 2026 bercerita awal berdirinya SSB.

Berdirinya SSB ini berawal dari inisiatif komunitas pecinta sepakbola yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan olahraga di wilayah Jakarta Utara. Selain menjadi tempat berlatih, SSB Marinos juga membawa misi sosial, yakni membantu mengurangi kenakalan remaja seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran pelajar, hingga ketergantungan gadget pada anak-anak usia sekolah.

"Melalui pendekatan olahraga, para penggagas berharap sepakbola dapat menjadi sarana pembinaan yang positif dan membangun" ujar Jati, Senin, April 2026.

Saat ini, SSB Marinos memiliki 178 siswa aktif dari rentang usia 7 hingga 17 tahun, dari jumlah awal yang hampir mencapai 300 peserta. (Foto : Rini Marinos Soccer School)

Saat ini, SSB Marinos memiliki 178 siswa aktif dari rentang usia 7 hingga 17 tahun, dari jumlah awal yang hampir mencapai 300 peserta. Proses pendaftaran dibuat sederhana dengan melengkapi dokumen dasar seperti Kartu Keluarga, akta kelahiran, dan pas foto.

Menariknya, tidak ada biaya pendaftaran, sementara biaya latihan yang dikenakan relatif terjangkau, yakni Rp25.000 per pertemuan, yang digunakan untuk kebutuhan operasional seperti air minum siswa, transportasi pelatih, dan penggunaan lapangan.

Dalam proses pembinaan, program latihan dirancang secara sistematis oleh pelatih kepala bersama tim pelatih. Latihan disesuaikan dengan usia dan kebutuhan siswa, mencakup program jangka pendek untuk persiapan turnamen serta program jangka panjang yang menekankan pembentukan karakter, pemahaman sepakbola modern, dan sikap sosial.

Berbagai kejuaraan telah diikuti, mulai dari tingkat regional seperti Liga Askot dan Piala Kemenpora hingga tingkat nasional seperti Piala Soeratin dan Liga Anak Indonesia.

Dalam proses pembinaan, program latihan dirancang secara sistematis oleh pelatih kepala bersama tim pelatih. Latihan disesuaikan dengan usia dan kebutuhan siswa, mencakup program jangka pendek untuk persiapan turnamen serta program jangka panjang yang menekankan pembentukan karakter, pemahaman sepakbola modern, dan sikap sosial. ( Foto : Rini Marinos Soccer School)

Meski menghadapi tantangan, terutama dalam hal pendanaan, SSB Marinos tetap konsisten menjalankan misinya. Kebanggaan terbesar datang saat para siswa berhasil meraih prestasi atau melangkah ke klub yang lebih besar.

Ke depan, SSB ini berharap dapat menjadi tempat lahirnya pemain muda berkualitas yang berkarakter dan bermental juara, sekaligus menjadi model pembinaan usia dini yang profesional dan dapat direplikasi di berbagai daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....