Polri Kerahkan 1.300 Personel Gabungan Amankan Pertandingan Timnas Indonesia

  • 27 Mar 2026 13:45 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Polri mengerahkan 1.300 personel gabungan, untuk mengamankan pertandingan sepakbola Internasional FIFA Series 2026. Yang mempertemukan Timnas Solomon vs Timnas Bulgaria, dan Timnas Indonesia vs Timnas Saint Kitts and Nevis, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Jumat, 27 Maret 2026.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung menyatakan, ribuan personel itu akan bertugas, menjaga ketertiban di area sekitar stadion. "Sebanyak 1.300 personel gabungan mengamankan pertandingan sepak bola Solomon vs Bulgaria, dan Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di GBK Jakarta, yang akan digelar dua sesi, Kick-off pertama pkl. 15.30 Wib. dan Kick-off kedua pada pkl. 20.00 Wib," ujar Reynold, Jum'at, 27 Maret 2026.

Personel pengamanan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta pihak terkait lainnya. Mereka akan ditempatkan di beberapa titik di area GBK, mulai dari pintu masuk, lokasi pertandingan, hingga sekitar kawasan Senayan.

Reynold juga mengimbau para suporter, untuk tidak membawa barang-barang terlarang. Diantaranya petasan, flare, senjata tajam, atau minuman beralkohol ke dalam stadion.

"Kami akan menjaga keamanan para suporter yang menonton di GBK. Agar semua pihak dapat menjaga keamanan, dan ketertiban di lokasi pertandingan," katanya.

Ia berharap para pendukung timnas yang hadir, dapat menjaga suasana agar tetap kondusif. "Kami berharap para suporter tetap santun, dan tidak sampai terjadi anarkisme, atau pengrusakan fasilitas umum," katanya.

Di sisi lain, Reynold menginformasikan pengaturan arus lalu lintas, akan dilakukan secara situasional, di sekitar kawasan Senayan untuk mengantisipasi kemacetan. Ia juga mengimbau pengguna jalan, untuk mencari rute alternatif, dan menghindari daerah GBK saat pertandingan berlangsung.

Reynold menegaskan, pihak keamanan akan bertindak tegas, terhadap penonton yang membawa petasan, flare, atau kembang api. Namun, ia memastikan seluruh personel yang bertugas, akan mengedepankan pendekatan humanis.

"Kepada seluruh Personel yang terlibat pengamanan tetap humanis, kita layani saudara-saudara kita yang akan menonton pertandingan sepak bola. Tidak ada yang membawa senjata api dalam pengamanan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....