Persija Merawat Ingatan Lewat Buku Foto Baru

  • 28 Nov 2025 11:37 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : Bertepatan dengan hari jadinya yang ke-97, pada Jumat (28/11/2025), buku foto “PERSIJA: WE RISE AGAIN” resmi tersedia di Persija Access, setelah lebih dulu diluncurkan pada Selasa (25/11/2025). Hadirnya buku ini menjadi wujud langkah Persija, dalam memperluas batas kreativitas di luar ranah teknis sepak bola.

Buku visual ini menampilkan 140 foto, yang mengisahkan perjalanan Persija selama 2020–2025, masa sarat tantangan yang memicu evaluasi dan penyesuaian strategi. Mulai dari hantaman pandemi Covid-19, penguatan identitas lewat tagline “To The Next Level”, hingga langkah Persija menyambut usia ke-100.

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menyebut buku tersebut sebagai wujud keteguhan klub dalam melewati berbagai fase penting. “Buku ini, PERSIJA: WE RISE AGAIN, adalah rekaman perjalanan itu, kisah tentang tekad, kebersamaan, dan cinta yang tak pernah padam,“ ujarnya, dikutip dari Persija.id pada Jumat (28/11/2025).

“Setiap foto di dalamnya adalah saksi, bahwa Persija bukan sekadar tim sepak bola. Melainkan cerminan semangat perjuangan, dan komitmen untuk tidak pernah menyerah,” tambahnya.

Senada dengan itu, legenda sekaligus Direktur Teknik Persija, Bambang Pamungkas, menilai foto-foto tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap waktu dan proses. “Jepretan-jepretan ini adalah bait-bait puisi atas waktu yang terus berlari. Kenangan akan sebuah perjalanan yang akan menempa kita menjadi lebih kuat lagi. Kamera ini memang milik kami, tetapi kisah perjalanan ini tentu milik kita semua,” katanya.

Fotografer resmi Persija, Khairul Imam, mengungkapkan bahwa rangkaian gambar dalam buku tersebut, membawa pembaca pada sudut pandang emosional yang lebih dalam. “Rangkaian foto dalam buku ini adalah bahasa visual,“ katanya.

“Lewat rangkaian foto yang telah terkurasi, kami ingin mengajak pembaca melihat perjalanan Persija, dari sudut pandang yang lebih dalam. Semoga buku ini dapat menjadi arsip berharga bagi Persija, Jakmania, dan sepak bola Indonesia,” tambahnya.

Media Officer sekaligus penulis buku, Kukuh Wahyudi, berharap karya ini dapat memperkuat posisi seni dalam dunia sepak bola. “Kami sangat bangga mempersembahkan PERSIJA: WE RISE AGAIN, buku foto yang menegaskan bahwa sepak bola tak melulu urusan pertandingan ke pertandingan, tetapi juga ruang untuk berkarya lewat seni. Semoga terbitnya buku ini bisa ikut berkontribusi dalam memajukan dunia fotografi, dan tentunya menjadi stimulus bagi industri sepak bola nasional,” katanya.

Buku “PERSIJA: WE RISE AGAIN” diterbitkan sebagai collectible item, dalam jumlah terbatas, hanya 97 eksemplar, sesuai usia Persija tahun ini. Edisi ini menjadi yang pertama dari tetralogi buku foto yang akan dirilis, hingga ulang tahun ke-100 pada 2028. (Asmy Fadhilah - mahasiswi magang Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....