Timnas Flag Football Indonesia Tembus Lima Besar Asia

  • 29 Okt 2025 12:01 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Tim Nasional Flag Football Indonesia mencatatkan sejarah dengan menembus lima besar Asia dalam ajang International Federation of American Football Asia–Oceania Flag Football Championship 2025 (IFAF AOFFC 2025) yang digelar di Fenghua Sports Center, Ningbo, Cina, pada 24–26 Oktober 2025.

Baik tim putra maupun putri Indonesia berhasil menunjukkan performa gemilang, menandai kemajuan besar olahraga flag football di Tanah Air.

General Manager Tim Nasional Flag Football Indonesia, Fiermansyah Afie Panigoro, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing di level internasional.

“Flag football memang masih tergolong baru di Indonesia, tetapi level kompetisinya terus meningkat. Fondasi inilah yang membuat tim nasional bisa tampil percaya diri di Cina,” ujar Fiermansyah melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Fiermansyah menegaskan, prestasi ini menjadi langkah penting menuju Olimpiade Los Angeles 2028, di mana flag football akan dipertandingkan untuk pertama kalinya.

“Prestasi lahir dari partisipasi yang kuat, baik dari jumlah pemain maupun perhatian para pemangku kepentingan olahraga nasional. Dukungan penuh sangat penting dalam perjalanan kita menuju Olimpiade,” katanya.

Sementara itu, kapten tim putra, Mohamad Prakoso Gagas Samodra, menyampaikan apresiasi atas dukungan banyak pihak yang memungkinkan Indonesia tampil di ajang bergengsi ini.

“Tim nasional telah berlatih sejak Februari 2025. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang membantu sehingga persiapan panjang ini berbuah hasil,” ujarnya.

Partisipasi Indonesia dalam IFAF AOFFC 2025 mendapat dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno, serta sejumlah sponsor seperti Surabaya Satu, Alive FC, IBLAM School of Law, dan DRX.

Selain itu, berbagai komunitas flag football tanah air, termasuk Eagles Flag Football dan Bombshells Flag Football turut memberikan donasi demi keberangkatan 24 atlet terbaik Indonesia ke Ningbo.

“Delapan bulan proses bersama membuat kami percaya diri menghadapi tim-tim besar Asia. Kami bangga, tapi juga semakin terpacu untuk membawa nama Indonesia lebih tinggi lagi,” tambah Gagas.

Kapten tim putri, Ruthylois Rivera Silitonga, mengaku bangga dengan perjuangan seluruh anggota tim. Ia menilai, pertandingan yang dilalui bersama timnya sangat berat, namun membuktikan bahwa atlet Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara kuat di Asia.

“Kami ingin menularkan semangat ini ke seluruh pemain di Indonesia agar flag football terus tumbuh dan bisa membawa harum nama Merah Putih,” kata Rivera.

Selain tim nasional, Indonesia juga mengirimkan empat delegasi wasit untuk memimpin pertandingan dalam ajang tersebut. Ketua delegasi, Muhammad Fauzan Dzulqarnain, bahkan dipercaya memimpin partai final Asia putri.

“Menjadi wasit di level internasional adalah kebanggaan tersendiri. Semoga pengalaman ini menjadi langkah awal untuk mengembangkan kualitas wasit flag football di Indonesia,” kata Fauzan.

Turnamen berlangsung selama tiga hari dengan intensitas tinggi. Pada hari pertama, tim putri mengalahkan Thailand 33–24, sedangkan tim putra menang telak atas Korea Selatan 48–7.

Meski sempat kalah dari Jepang (35–56) dan Cina (20–40), tim putri bangkit di laga terakhir fase grup dengan menundukkan Hong Kong 39–12.

Di hari kedua, tim putra kembali menumbangkan Korea Selatan 20–13 dan melaju ke perempat final. Mereka menaklukkan Singapura 41–12 sebelum akhirnya dikalahkan tuan rumah Cina 14–36 di semifinal.

Sementara itu, tim putri mencatat kemenangan gemilang 53–0 atas Yordania, memastikan posisi di perebutan peringkat kelima.

Tim putra harus puas di peringkat 4 Asia setelah kalah 20–32 dari Thailand, sedangkan tim putri meraih kemenangan 40–20 atas Thailand untuk menempati peringkat 5 Asia.

Capaian kali ini mencerminkan peningkatan pesat dibanding debut Indonesia di ajang yang sama tahun 2023, ketika tim putra finis di peringkat 7 dari 11 negara dan tim putri di peringkat 7 dari 9 negara.

Dengan hasil ini, Panji Garuda julukan tim nasional, membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing di kancah flag football Asia dan siap melangkah lebih jauh menuju panggung dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....