Ini Fakta Menarik Ballon d'Or 2025
- 23 Sep 2025 18:18 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Ballon d'Or kembali digelar di Théâtre du Châtelet, Paris, Perancis pada tanggal 22 September waktu wilayah Paris. Pemenang Ballon d'Or untuk laki-laki tahun ini jatuh kepada Ousmane Dembele.
Menurut keterangan dari bolaskor.com, Dembele berkontribusi besar terhadap PSG untuk memenangi banyak titel kompetisi. Selain itu, statistik peforma dembele pada musim lalu sangat baik dengan 35 gol di seluruh kompetisi serta catatan 14 assists.
Namun, hal tersebut berbeda dengan penilaian yang disampaikan oleh Alejandro Moreno yang dikutip dari libero.id, "Jika saya yang memilih, saya akan memilih Lamine Yamal." Menurut Moreno juga, Vitinha justru menjadi pemain yang paling berpengaruh di setiap pertandingan Paris Saint German (PSG) daripada Dembele.
Di sisi berlawanan, Lamine Yamal juga memiliki jejak peforma yang baik pada musim lalu di Barcelona maupun Timnas Spanyol. Statistik individunya juga tidak berbeda jauh dengan Dembele, yaitu dengan torehan 18 gol dan 25 assist.
Diakibatkan hal tersebut, Mounir Nasraoui, ayahnya Yamal berikan tanggapan sinis, Saya pikir ini adalah hal terbesar, bukan perampokan, saya tidak akan mengatakan itu, tapi kerusakan moral terbesar yang pernah dialami oleh seorang manusia," katanya kepada El Chiringuito yang dikutip oleh sport.detik.com.
Kejadian tersebut serupa dengan Ballon d'Or tahun 2024 silam. Pada waktu itu, pemenang penghargaan Ballon d'Or laki-laki jatuh kepada Rodri yang banyak orang kira adalah Vinicius Jr.
Pada musim itu, Euro Cup dimenangkan oleh Spanyol, kemudian English Premiere League (EPL) dimenangkan oleh Manchaster City yang kedua tim tersebut dibela oleh Rodri. Namun di lain sisi Vinicius Jr. unggul dalam peforma individu dan klub serta hampir memenangkan Copa America bersama timnas Brazil.
Ballon d'Or 2025 jadi tanda era baru sepak bola. Hal tersebut ditandai dengan 10 peringkat pemain teratas pada penghargaan tersebut.
Hanya terdapat satu pemain senior yang mengisi peringkat tersebut, yaitu Mohamed Salah. Sisanya yang mengisi peringkat tersebut adalah pemain-pemain muda.
Ballon d'Or tahun ini juga menjadi petanda berakhirnya dominasi dua pemain pemburu piala, yaitu Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Selain itu juga, merosotnya peringkat Erling Haaland di ajang penghargaan ini menandakan bahwa belum ada regenerasi dominasi dua rivalitas sepak bola dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....