Piala Presiden 2025 Diikuti Enam Tim

  • 13 Jun 2025 14:36 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : Piala Presiden 2025 akan diikuti oleh enam tim yang terdiri dari empat tim Indonesia dan dua tim luar negeri. Hal itu dikatakan oleh Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025 Maruarar Sirait dalam konfrensi pers di Jakarta.

Edisi tahun ini akan menjadi edisi pertama Piala Presiden yang diikuti klub luar negeri. "Juara satu mendapatkan hadiah sebesar Rp5 miliar, juara dua Rp3 miliar, juara tiga Rp2 miliar, juara empat Rp1 miliar," kata Maruarar seperti dikutip dari Antara, Jumat (13/6/2025).

Turnamen edisi ketujuh ini akan dimulai awal Juli 2025, dengan laga pembuka digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Setelah pembukaan di SUGBK, pertandingan lainnya akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

"Saya sudah periksa di Bandung, kita sudah cek GBLA (Gelora Bandung Lautan Api) itu ternyata tidak kondusif dari segi rumput," kata Maruarar.

"Saya sama pak Dedi (Gubernur Jawa Barat), dua minggu lalu sudah ke sana, sama pak Farhan (Wali Kota Badung). Kita simpulkan GBLA tidak siap. Jadi, kita ke Si Jalak Harupat," jelasnya.

Piala Presiden 2025 akan diikuti oleh tiga klub Liga 1, Indonesia All-Star dan dua tim luar negeri. Tiga kesebelasan Liga 1 itu ialah Persib Bandung sebagai juara bertahan Liga 1, Arema FC selaku juara bertahan Piala Presiden, dan Dewa United sebagai runner-up Liga 1 musim lalu.

Sementara, dua klub luar negeri yang dimaksud ialah Oxford United dari Inggris dan Port FC dari Thailand. Oxford United diperkuat oleh dua pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny dan Marselino Ferdinan. Sedangkan Port FC dibela Asnawi Mangkualam.

Mengenai dua tim luar negeri, Maruarar menyebut tujuan pihaknya mengundang mereka adalah agar klub-klub lokal terbiasa bermain melawan tim luar negeri.

"Alasannya saya rasa bagus supaya kita juga makin banyak bertanding dengan (tim) luar negeri sebagai negara timnas kita. Dengan begitu, klub-klub kita juga sudah terbiasa main sama klub-klub asing," ucapnya.

Jumlah tim pada edisi ini dipastikan paling sedikit dibandingkan edisi-edisi sebelumnya. Dalam edisi pertama pada 2015 ada 16 tim yang turut serta, dan bertambah menjadi 20 tim pada edisi kedua (2017), ketiga (2018), dan keempat (2019). Kemudian berkurang lagi menjadi 18 tim pada edisi kelima (2022) dan lalu delapan tim pada edisi terakhir (2024).

Arema menjadi tim tersukses di Piala Presiden karena juara empat kali pada turnamen ini di tahun 2017, 2019, 2022, dan 2024.

(Ikhbal Multin Hidayah - Mahasiswa Universitas Nasional)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....