Kehidupan Perkuliahan Teknik Perminyakan Di Rusia

  • 01 Agt 2024 19:33 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Muhammad Farhan Rafi Amrulloh merupakan pelajar Indonesia yang mengambil beasiswa untuk berkuliah di Rusia. Saat ini dirinya sudah menjadi mahasiswa Nizhny Novgorod State Technical University, jurusan S1 Teknik Perminyakan. Sejak awal dirinya sudah menekuni bidang saintek di pesantrennya, dan kemudian mengambil jurusan yang linear diperkuliahannya.

Berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur, Farhan sempat menempuh pendidikan di pesantren sebelum akhirnya pindah ke Rusia. Sewaktu di pesantren dirinya sudah mencari informasi beasasiwa dan kampus impiannya di Rusia. Mayoritas teman-temannya melanjutkan untuk berkuliah di daerah timur-tengah, namun Farhan memilih berbeda dengan mengambil di Rusia.

“Sebelumnya sih udah ada pandangan buat pilihan melanjutkan kuliahnya di Rusia. Alasannya karena Rusia menjadi salah satu negara penghasil minyak bumi terbesar di dunia, dan ngerasa kayaknya seru dan cocok gitu buat lanjutin kuliah di Rusia ambil Teknik Perminyakan. Oiya sebelumnya aku awalnya ambil jurusan Teknik Nuklir di semester 1 & 2. Terus sempat berpikir kalo di Indonesia untuk 10-15 tahun kedepan Teknik Nuklir kurang menjanjikan nih dari prospek kerjanya. Karena di semester 1 & 2 hanya belajar mata kuliah umum seperti fisika, dan matematika, jadi akhirnya pindah jurusan di semester 3 nya.” .” Ucap Farhan pada acara Sore Ceria PRO2FM Jakarta.

Farhan juga menjelaskan perbedaan dengan di Indonesia yang mayoritas peminat jurusann teknik adalah laki-laki, di Rusia peminat jurusan ini setara, bahkan perempuan pun banyak yang menyukai jurusan teknik. Farhan mengatakan kalau di kelasnya ada sekitar 34 mahasiswa, yang terdiri atas 17 laki-laki dan 17 perempuan. Selain itu terdapat juga mahasiswa asing selain dirinya, yang berasal dari Mesir, China, Turki dalam kelasnya.

Dalam wawancara eksklusif bersama penyiar 105 FM Pro2 RRI Jakarta, Fajar Permana Putra dan Desi Aldiana, pada Kamis (1/8/2024), Farhan mempunyai rencana kedepannya setelah lulus dari Nizhny Novgorod State Technical University, dirinya ingin gapyear terlebih dahulu sembari mencari pekerajaan dan pengalaman terjun di lapangan. Namun setelahnya dirinya juga akan melanjutkan mengambil kuliah S2, dan kemungkinan akan melanjutkan di luar negeri sama seperti sebelumnya.

Terakhir Farhan berpesan, kalau ingin berkuliah di luar negeri terlebih jurusan Teknik Perminyakan, harus mempersiapkan pelajaran yang berkaitan dengan jurusan tersebut seperti Kimia & Fisila. Selain itu dirinya juga berpesan agar menyiapkan mental serta dokumen yang diperlukan agar memudahkan proses perkuliahan di luar negeri. (Naufal Hilmi - MMTC)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....