Tahun 2050 Jadi Penentu Kondisi Iklim Indonesia

  • 22 Feb 2024 12:28 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta: Kondisi lingkungan di Indonesia sedang menjadi perhatian serius. Banyak masyarakat yang mengeluhkan polusi udara, serta perubahan jangka panjang dalam suhu dan pola cuaca. Hal tersebut merupakan dampak dari adanya perubahan iklim yang sedang terjadi.

Perubahan iklim yang semakin sulit terkendali ini banyak menyebabkan bencana alam. Mulai dari banjir, badai, dan kekeringan. Adapun penyebab utama terjadinya perubahan iklim adalah aktivitas manusia.

"Hasil studi para ahli, di tahun 2050 menjadi penentu. Kalau kenaikan suhu di atas 1,5 derajat celcius dibandingkan dengan era industri, maka kita ada di posisi bahaya. Secara keilmuan batas akhir penentu kenaikan suhu ada di tahun 2050, sementara suhu udara di negara Indonesia saat ini telah mencapai 1,1 derajat celcius,” ucap Penasehat Senior Energi Berkelanjutan UNDP, Verania Andria, dalam Talk Show bertema "Perubahan Iklim dan Peran Kita Bersama Untuk Mengurangi Dampak Buruknya" yang berlangsung di Auditorium Jusuf Ronodipuro, Gedung RRI Jakarta, pada Kamis (22/2/2024).

Langkah-langkah konkret dan peran aktif masyarakat Indonesia disebut menjadi kunci dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Dengan melakukan upaya bersama, diharapkan menjadi salah satu penentu keberhasilan untuk mencegah kenaikan suhu bumi tidak lebih dari 1,5 derajat celcius.

“Jika kita tidak melakukan perubahan, maka dapat dipastikan suhu Indonesia akan lebih dari 1,5 derajat celcius di tahun 2050,” katanya. (Cut Meutia Annisa/STIKOM PROSIA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....