Pemkab Bekasi dan Jababeka Bersihkan Saluran Irigasi Pebayuran

  • 07 Okt 2026 11:52 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Pemkab Bekasi dan Jababeka Bersihkan Saluran Irigasi Pebayuran
  • Jaga Produktivitas Pertanian, Irigasi Pebayuran Dibersihkan
  • Gotong Royong Jaga Irigasi, Pertanian Pebayuran Jadi Perhatian

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama PT Jababeka Infrastruktur dan masyarakat melakukan kerja bakti membersihkan saluran irigasi di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa 6 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut menyasar Saluran Sekunder BKG 26 hingga BKG 35 yang menjadi salah satu jalur penting distribusi air untuk mengairi lahan pertanian di wilayah Pebayuran.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, mengapresiasi dukungan PT Jababeka Infrastruktur melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR dalam menjaga fungsi saluran irigasi.

Menurut Asep, keberadaan saluran irigasi yang berfungsi optimal sangat penting bagi kelancaran aktivitas pertanian dan produktivitas lahan masyarakat.

“Saluran irigasi bukan sekadar infrastruktur pengairan. Bagi masyarakat, khususnya para petani, keberadaan saluran irigasi yang berfungsi dengan baik sangat menentukan kelancaran kegiatan pertanian dan produktivitas lahan,” kata Asep.

Ia menilai, pembersihan Saluran BKG 26 hingga BKG 35 merupakan langkah sederhana, tetapi memberikan manfaat langsung bagi petani karena dapat membantu menjaga kelancaran aliran air menuju lahan pertanian.

Asep menegaskan, pemeliharaan saluran irigasi tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan dunia usaha dan masyarakat diperlukan agar infrastruktur pengairan dapat terjaga secara berkelanjutan.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dunia usaha memiliki peran, masyarakat memiliki peran, dan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh upaya tersebut berjalan bersama dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan dan normalisasi saluran irigasi perlu diikuti dengan pemeliharaan secara rutin. Dengan demikian, saluran dapat terus berfungsi dengan baik dalam mendukung kebutuhan pertanian masyarakat.

Asep juga mengajak masyarakat menjaga saluran yang telah dibersihkan dan tidak menggunakannya sebagai tempat pembuangan sampah.

“Mari kita jaga saluran yang sudah dibersihkan, jangan kembali digunakan untuk membuang sampah. Menjaga infrastruktur merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Menurut Asep, semangat gotong royong antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus dipertahankan. Kolaborasi tersebut dinilai dapat mempercepat penanganan berbagai persoalan infrastruktur di lapangan sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas.

Pebayuran merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas pertanian yang penting di Kabupaten Bekasi. Karena itu, kelancaran sistem pengairan menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Asep berharap kegiatan pembersihan saluran irigasi tidak berhenti sebagai kegiatan satu hari, tetapi menjadi bagian dari pemeliharaan yang dilakukan secara konsisten.

“Kalau saluran irigasi kita jaga bersama, pertanian kita kuat. Kalau kita bergerak bersama, manfaatnya akan lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Bekasi,” katanya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada PT Jababeka Infrastruktur, Pemerintah Kecamatan Pebayuran, perangkat desa, TNI/Polri, para petani, serta masyarakat yang turut terlibat dalam kegiatan kerja bakti tersebut.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bekasi, menjaga kelancaran irigasi merupakan bagian penting dalam mempertahankan produktivitas pertanian. Aliran air yang lancar ke lahan pertanian diharapkan dapat mendukung keberlanjutan produksi pangan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....