KI DKI Tekankan Pentingnya Sistem Informasi Bencana Tetap Berjalan saat Darurat
- 06 Okt 2026 13:32 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID. Jakarta - Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat, mendorong pemerintah daerah dan badan publik untuk menyiapkan sistem penyampaian informasi yang tetap berjalan saat terjadi gangguan listrik maupun jaringan internet. Hal itu disampaikan oleh Harry saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026, di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa 6 Oktober 2026.
Harry mengatakan, informasi terkait keselamatan, kesehatan, keamanan, dan kepentingan masyarakat luas harus tetap disampaikan secara serta-merta sesuai Pasal 10 Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya mengandalkan kanal digital. Ketika listrik, jaringan seluler, atau internet terganggu, maka sistem komunikasi konvensional harus dapat mengambil alih penyampaian informasi kepada masyarakat.
Harry mendorong penguatan jaringan komunikasi hingga tingkat RT dan RW, rumah ibadah, sekolah, komunitas, serta lingkungan masyarakat. Jaringan tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari sistem penyebarluasan informasi ketika kanal digital tidak dapat digunakan. Ia juga menekankan pentingnya penyampaian informasi dari sumber resmi dan terverifikasi. Keseragaman pesan diperlukan untuk mencegah munculnya informasi yang berbeda, multitafsir, dan kepanikan di tengah masyarakat.
Harry menegaskan, masyarakat harus menjadi bagian dari sistem kesiapsiagaan bencana. Masyarakat perlu mengetahui potensi risiko, jalur evakuasi, sumber informasi resmi, serta langkah yang harus dilakukan saat kondisi darurat.
Ia pun mengajak masyarakat tetap tenang dan waspada dengan mengikuti informasi resmi serta mempersiapkan diri dan keluarga menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Harry menilai keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....