Penataan Lingkungan Kemang Timur Dilengkapi Sarana Edukasi
- 02 Okt 2026 14:40 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman terus dilakukan di sejumlah kawasan permukiman Jakarta. Salah satunya melalui penataan lingkungan di Jalan Kemang Timur XI, Kelurahan Bangka, Jakarta Selatan, yang kini dilengkapi sejumlah fasilitas edukasi lingkungan.
Dilansir dari Beritajakarta, kawasan seluas sekitar 400 meter persegi tersebut ditata dengan konsep kampung warna-warni. Penataan dilengkapi mural edukasi, taman vertikal, serta fasilitas pemilahan sampah yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Lurah Bangka, Firdaus Aulawy Rois, mengatakan bahwa penataan kawasan dilakukan untuk mengubah lingkungan yang sebelumnya kurang tertata. Penataan tersebut diharapkan dapat menciptakan ruang yang lebih nyaman bagi warga.
“Dulunya kawasan ini merupakan tempat parkir liar dan kumuh. Kini kami tata menjadi lebih bersih dan dipercantik mural terlihat indah serta nyaman,” kata Firdaus, Jumat 2 Oktober 2026.
Selain memperbaiki tampilan lingkungan, penataan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Pemerintah Kelurahan Bangka berharap fasilitas yang tersedia dapat mendorong masyarakat ikut menjaga kawasan secara berkelanjutan.
Penataan kawasan tersebut dilakukan melalui kolaborasi sejumlah unsur pemerintah daerah. Di antaranya Suku Dinas Sumber Daya Air, Lingkungan Hidup, Bina Marga, Pertamanan dan Hutan Kota, serta Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta Selatan.
Sebanyak 10 petugas PPSU turut dilibatkan dalam proses penataan yang berlangsung sekitar 2,5 bulan. Ketua RT 12/03 Kelurahan Bangka, Wiwit Sunarto, menilai perubahan kawasan turut memberikan ruang bagi warga untuk beraktivitas.
“Kalau sore hari, anak-anak dan ibu-ibu berkumpul di sini dengan gembira karena sudah disediakan tempat duduk, mural edukasi, taman vertikal, dan tempat pilah sampah,” ujar Wiwit.
Penataan tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik lingkungan, tetapi juga mendorong perubahan kebiasaan warga. Masyarakat diajak menjaga kebersihan, merawat tanaman, serta memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia dengan baik.
(Siti Safitri - Mahasiswa UHAMKA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....