Kebakaran Hanguskan 20 Bangunan di Kampung Muka Ancol, 380 Jiwa Terdampak
- 28 Sep 2026 15:22 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Kebakaran hebat menghanguskan sedikitnya 20 bangunan rumah semi permanen dan kontrakan di Kampung Muka Blok D, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara pada 27 September 2026.
- Insiden berdampak pada 110 Kepala Keluarga dengan total 380 jiwa, diduga dipicu oleh korsleting listrik dari rumah kontrakan yang apinya meluas dengan cepat.
- Dinas Gulkarmat mengerahkan 19 unit armada pemadam dan 95 personel, mengambil pasokan air dari Kali Kunir karena keterbatasan akses dan pasokan air setempat, tanpa ada korban jiwa meski 3 warga luka ringan.
RRI. CO.iD, JAKARTA — Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Kampung Muka Blok D, RT 09/RW 04, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, pada Minggu pagi. 27 September 2026.
Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya 20 bangunan rumah semi permanen dan rumah kontrakan serta berdampak pada ratusan warga.
Ketua Blok D RT 09/RW 04 Kelurahan Ancol, Mulyarianto yang akrab disapa Bang Idol mengatakan bahwa insiden terjadi secara mendadak saat warga masih beraktivitas di pagi hari. Api diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu rumah kontrakan.
"Kejadian kemarin di pagi hari sangat mengejutkan. Dugaan awal karena korsleting listrik dari rumah kontrakan. Karena di sekitarnya banyak bangunan kontrakan, api dengan cepat membesar," ujar Mulyarianto saat ditemui di lokasi kejadian. Senin 28 September 2026.
Mulyarianto menambahkan, api sempat disertai suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas milik salah satu warung makan (wartag) di dekat sumber api. Berdasarkan data pendataan awal, musibah ini berdampak pada 110 Kepala Keluarga (KK) dengan total 380 jiwa.
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) mengerahkan sedikitnya 19 unit armada pemadam beserta 95 personel ke lokasi.
Proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat sempitnya akses jalan gang dan terbatasnya pasokan air, sebelum akhirnya petugas mengambil pasokan air dari aliran Kali Kunir di sekitar lokasi.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun tiga orang warga dilaporkan mengalami luka ringan. Saat ini area titik awal kebakaran masih dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, pihak kelurahan bekerjasama dengan instansi terkait seperti Dukcapil dan Kementerian Pendidikan telah mulai mendata warga terdampak, terutama anak-anak sekolah yang kehilangan seragam, buku, serta dokumen penting seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan KTP.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....