Pemkab Bekasi Perbanyak PJU, Tekan Risiko Kecelakaan dan Kejahatan

  • 22 Sep 2026 12:26 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • 350 Tiang PJU Dekoratif Dipasang di Sejumlah Wilayah Bekasi
  • Pemkab Bekasi Masifkan Pemasangan PJU di Jalan Strategis
  • Bekasi Tambah PJU, Mobilitas Warga Diharapkan Makin Aman

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memperbanyak pemasangan dan pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah wilayah. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan dan kejahatan jalanan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Andi Suhadhi, mengatakan pemasangan PJU dilakukan secara masif mulai dari wilayah utara, selatan, kawasan perkotaan hingga sejumlah akses strategis.

Menurutnya, salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah kawasan Fly Over Tol Cibitung-Cilincing, khususnya di wilayah Wanasari dan Wanajaya, Kecamatan Cibitung.

“Tahun ini memang kita ada pemeliharaan maupun pemasangan PJU secara masif di sejumlah titik,” kata Andi di Cikarang, Senin, 21 September 2026.

Ia menjelaskan, penambahan PJU dilakukan melalui pemasangan tiang baru maupun perawatan lampu yang sudah ada. Sedikitnya 350 tiang PJU dekoratif dan 150 tiang single stang ornament dipasang di sejumlah titik.

Selain itu, pemasangan tiang single stang juga dilakukan di wilayah utara dan selatan dengan jumlah masing-masing 983 unit.

Andi berharap penambahan fasilitas penerangan tersebut dapat memperluas jangkauan pencahayaan jalan, sehingga aktivitas dan mobilitas masyarakat pada malam hari menjadi lebih aman dan nyaman.

Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi juga membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang menemukan PJU mati atau mengalami gangguan.

Pengaduan dapat disampaikan melalui media sosial yang disediakan Dinas Perhubungan. Laporan tersebut akan ditindaklanjuti oleh tim di lapangan selama 24 jam.

Selain pemasangan baru, pemeliharaan juga dilakukan pada sejumlah ruas jalan nasional yang menjadi jalur penting bagi aktivitas masyarakat dan pergerakan ekonomi.

Pemeliharaan diprioritaskan pada PJU yang kondisinya sudah usang atau mengalami kerusakan. Pekerjaan tersebut ditargetkan berlangsung dalam tiga pekan ke depan.

Namun, upaya pemeliharaan PJU masih menghadapi kendala, salah satunya pencurian kabel listrik pada tiang penerangan jalan. Untuk mengantisipasi persoalan tersebut, Dinas Perhubungan memaksimalkan pemantauan melalui tim unit reaksi cepat.

Andi menegaskan, keberadaan PJU tidak hanya bertujuan menerangi jalan. Penerangan yang memadai juga diharapkan dapat mendukung keamanan, aktivitas ekonomi, dan perkembangan kawasan.

Ia berharap penambahan serta pemeliharaan PJU mampu menciptakan kondisi jalan yang lebih terang, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dan melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....