Pemkot Jakarta Timur Keruk Sedimen Lumpur di Saluran PHB Cakung-Cilincing
- 15 Sep 2026 15:09 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Timur melakukan pengerukan lumpur di Saluran Penghubung Cakung-Cilincing (PHB Ca-Cing), pada Selasa 15 September 2026. Pengerukan dilakukan untuk mengurangi sedimentasi sekaligus meningkatkan kapasitas saluran dalam menampung air.
Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan, musim kemarau dimanfaatkan untuk melakukan pengerukan karena kondisi sedimentasi di saluran maupun kali lebih mudah terlihat ketika permukaan air surut. Kondisi tersebut memudahkan petugas mengetahui bagian saluran yang perlu dikeruk dan dibersihkan.
"Musim kemarau ini kita harus memanfaatkan dengan baik untuk saluran-saluran PHB maupun kali besar yang memang kelihatan sekali, karena setelah surut airnya, kelihatan sekali di situ sedimennya berapa tebal, ada apa saja di situ," kata Munjirin, di lokasi pengerukan, Selasa 15 September 2026.

Menurutnya, kegiatan tidak hanya dilakukan di Saluran PHB Cakung-Cilincing, melainkan juga di saluran dan kali di wilayah lain. Kelurahan, kecamatan, dan suku dinas terkait diminta memanfaatkan periode kemarau untuk membersihkan lumpur maupun sampah yang menghambat aliran air.
"Nah, ini agar dimanfaatkan oleh seluruh jajaran kelurahan, kecamatan, sudin terkait untuk melaksanakan pengerukan lumpur-lumpur atau pembersihan sampah-sampah yang ada di saluran-saluran tersebut," ujar Munjirin.

Munjirin juga mengatakan, pengerukan sedimentasi diharapkan dapat mengembalikan kapasitas tampung saluran sehingga volume air yang dapat ditampung menjadi lebih besar. Pengerukan ini dinilai dapat mengatasi banjir di kawasan sekitar saat musim hujan tiba.
"Saya dengar katanya dalamnya itu 6 meter. Paling yang terlihat itu kan 1 meter 20-an. Berarti sisanya ke dalam adalah lumpur, nah kalau itu bisa terangkut semuanya, 6 meter bisa buat diisi air sepenuhnya, tampungan air volumenya jadi tambah banyak," kata Munjirin.
Munjirin juga meminta pihak kecamatan dan kelurahan menginventarisasi perusahaan di sekitar saluran. Perusahaan diminta tidak membuang limbah langsung ke saluran serta memiliki instalasi pengolahan air limbah yang memadai.

"Itu untuk diimbau agar mempunyai IPAL yang bagus, pengolahan yang bagus, jangan dibuang begitu saja ke saluran ini," ucap Munjirin.
Pengerukan saluran dan kali menjadi kegiatan rutin yang dilakukan setiap Selasa dan Jumat, ditambah kerja bakti pada Minggu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah wilayah Jakarta Timur.
Adapun pengerukan di Saluran PHB Cakung-Cilincing melibatkan ratusan personel gabungan. Selain pengerukan saluran, kegiatan mencakup penopingan pohon, pembenahan kabel yang menjuntai, dan pembersihan lingkungan di sekitarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....