Pasca Ledakan AC, SMK Prima Wisata Kembangan Jakbar Terapkan PJJ

  • 10 Sep 2026 19:56 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Usai terjadi korsleting listrik akibat ledakan AC, SMK Prima Wisata Kembangan, Jakarta Barat, akan menerapkan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk sementara waktu.

Kebijakan ini diambil karena telah terjadi korsleting listrik yang memicu percikan api di salah satu ruang kelas lantai tiga, Kamis, 10 September 2026.

Kasudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Barat, Fahmi mengatakan, PJJ akan diberlakukan mulai Jumat (11/9/2026) untuk seluruh siswa.

“Untuk sistem pembelajarannya, tadi saya sampaikan dan bertanya ke Pak Wakil, untuk sementara esok hari akan dilakukan Pembelajaran Jarak Jauh. Jadi, untuk semua siswa besok akan ada pembelajaran jarak jauh,” kata Fahmi saat meninjau lokasi.

Fahmi berharap perbaikan instalasi kelistrikan dapat segera diselesaikan. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar secara langsung di sekolah ditargetkan kembali berjalan normal pada Senin pekan depan.

Berdasarkan keterangan pihak sekolah, Fahmi menjelaskan insiden itu bermula ketika muncul percikan api dari salah satu kabel. Percikan tersebut kemudian membakar kabel dan menyebabkan korsleting listrik.

“Ya, dari penjelasan Pak Wakil Kepala Sekolah tadi, dijelaskan bahwa ada percikan api di salah satu kabel yang pada akhirnya membuat kabel itu terbakar dan terjadi korsleting,” ujarnya.

Kondisi semakin mengkhawatirkan ketika asap hitam mulai memenuhi ruangan. Pihak sekolah kemudian memprioritaskan keselamatan dengan mengevakuasi guru dan siswa dari area tersebut.

“Karena asapnya mengepul hitam, hal pertama yang dilakukan adalah menyelamatkan guru dan anak-anak untuk segera keluar dari ruangan,” kata Fahmi.

Setelah seluruh warga sekolah berhasil dievakuasi, pihak sekolah berupaya melakukan pemadaman awal sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Fahmi memastikan insiden tersebut tidak menimbulkan korban. Seluruh siswa dan guru berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

“Alhamdulillah tidak ada korban. Semua alhamdulillah selamat dan sehat, baik murid maupun guru-gurunya,” tuturnya.

Terkait penyebab pasti munculnya percikan hingga terjadi ledakan pada AC, Fahmi mengatakan hal tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk lebih pastinya mungkin nanti dari pihak PLN yang akan menerangkan lebih lanjut,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....