Permintaan Masker Meningkat di Pasar Pramuka Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau

  • 08 Sep 2026 13:28 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Permintaan masker KN95 dan Duckbill meningkat drastis di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, setelah abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak ke wilayah tersebut.
  • Pedagang masker bernama Gilang melaporkan peningkatan permintaan dimulai sejak Sabtu 5 September 2026 dan terus berlanjut hingga Senin 7 September 2026.
  • Penjualan masker mencapai volume tinggi antara 200 hingga 300 boks per hari pada periode peningkatan permintaan akibat dampak abu vulkanik.

RRI.CO.ID, Jakarta - Permintaan masker di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, meningkat setelah abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak ke sejumlah wilayah. Peningkatan permintaan terutama terjadi pada masker KN95 dan Duckbill sejak akhir pekan lalu.

Salah satu pedagang masker di Pasar Pramuka, Gilang mengatakan peningkatan permintaan mulai terasa sejak Sabtu 5 September 2026 hingga Senin 7 September 2026. Saat ditemui Selasa pagi, 8 September 2026, ia menyebut penjualan sempat mencapai sekitar 200 hingga 300 boks masker.

"Kemaren lagi banyak, Sabtu, Minggu sama kemarin. Lakunya ada sekitar 200 sampai 300 box ada," kata Gilang kepada RRI Jakarta.

Gilang menjual sejumlah jenis masker, antara lain jenis Duckbill dan KF, sementara KN95 yang banyak dicari sedang tidak tersedia di tokonya. Ia juga mencatat harga masker Duckbill isi 50 naik sekitar Rp5.000, dari sebelumnya Rp20 ribu menjadi Rp25 ribu per boks.

"Yang KN95, cuma barangnya kalau saya lagi enggak ada, lagi kosong. Kebanyakan Duckbill, itu memang lagi banyak dicari, banyak permintaan. Cuma barangnya dari distributornya juga lagi susah, ada paling sedikit, enggak banyak stok," ujar Gilang.

Agung (kanan) mencari masker untuk keperluan pribadi hingga ke pasar Pramuka, Selasa 8 September 2026. Berdasarkan kesaksiannya, sejumlah apotek dan gerai waralaba tidak menjual masker yang ia cari. (Foto: RRI/Setyo Agung)

Pedagang lainnya, Wati, juga mencatat peningkatan penjualan masker, terutama pada Minggu 6 September 2026. KN95 yang dijual Rp110 ribu per boks isi 20 menjadi jenis yang paling banyak dicari dan stoknya sempat habis, sementara ia mendapat informasi dari pemasok bahwa harganya akan naik.

"Lagi habis yang KN95 tapi dikirim entar siang ada. Tapi diinfoin ada kenaikan tapi enggak tahu naiknya berapa. Yang ada stoknya di sini baru tinggal yang bedah," ujar Wati.

Peningkatan kebutuhan masker juga terlihat dari pengalaman salah satu pembeli, Agung yang mencari masker untuk penggunaan pribadi. Ia mengaku telah mendatangi sejumlah apotek dan gerai waralaba sebelum akhirnya mendapatkan masker jenis KF di Pasar Pramuka.

"Sudah beberapa tempat nyari, cuma banyak yang kosong" kata Agung.

Sebelumnya, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi menerus pada Sabtu 5 September 2026. Abu vulkanik kemudian menyebar ke sejumlah daerah hingga berdampak pada penerbangan dan kualitas udara di sejumlah wilayah.

Sejumlah otoritas terkait, misalnya Badan Geologi terus memantau aktivitas gunung tersebut. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dan tetap waspada.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....