RRI Jakarta Tebar 5.000 Benih Ikan Nilem

  • 07 Sep 2026 13:02 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Penebaran benih ikan nilem sebanyak 5.000 ekor dilakukan Lembaga Penyiaran Publik atau LPP RRI Jakarta di kolam Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan pagi tadi. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun atau HUT ke-81 Radio Republik Indonesia atau RRI.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian atau Kadis KPKP DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok mengapresiasi kegiatan yang disebutnya menjadi bagian dari upaya menjaga ekosistem perairan di Jakarta.

“Dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta sangat mengapresiasi niat RRI Jakarta dalam penebaran benih ikan di Taman Bendera Pusaka. Ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi dari pemerintah daerah, media, dan masyarakat, terkait pelestarian ekosistem perairan yang memang selalu kita laksanakan di kota Jakarta,” ujar Hasudungan di temui di lokasi penebaran benih ikan nilem., Senin, 7 September 2026.

Benih ikan nilem yang ditebar memiliki ukuran sekitar 10 hingga 15 sentimeter dan dilepaskan langsung ke kolam yang berada di kawasan Taman Bendera Pusaka. Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah daerah dan lembaga penyiaran publik dengan mengusung tema “Harmoni dalam Aksi, Bersama Membangun Negeri”.

Senada dengan semangat tersebut, Kepala LPP RRI Jakarta, Bugi Hidayat bilang, kegiatan penebaran benih ikan ini digelar dengan mengusung tema “Harmoni dalam Aksi, Bersama Membangun Negeri”. Menurutnya, peran RRI tidak hanya sebagai lembaga penyiaran publik saja. Ia juga mendorong peran aktif RRI dalam mengedukasi masyarakat, termasuk mengenai pentingnya pelestarian ekosistem perairan di Jakarta.

“Fungsi RRI tidak hanya mengedukasi dan memberi informasi, tetapi juga harus memberi bukti nyata dan contoh kepada masyarakat, langkah-langkah nyata seperti apa yang harus dilakukan, guna membantu Ibu Kota kita, Jakarta,” kata Bugi.

Usai penebaran benih ikan nilem ini, langkah monitoring juga akan dilakukan secara rutin, termasuk memberikan pakan untuk ikan-ikan tersebut. Harapannya, dalam waktu 3 hingga 4 bulan ke depan, ikan tersebut dapat dipanen dan dibagikan kepada masyarakat.

“Pak Kepala Dinas sudah bilang, kita sama-sama akan memonitor benih yang sudah kita tebar ini, seperti apa, karena tidak hanya seremonial saja, jadi harus ada hasil nyata dari acara ini,” ucap Bugi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....