KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pelanggan Waspadai Paparan Abu Vulkanik
- 06 Sep 2026 21:55 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- PT KAI Daop 1 Jakarta mengimbau pelanggan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau selama perjalanan maupun saat beraktivitas di stasiun.
- Abu vulkanik dapat mengganggu saluran pernapasan, memicu iritasi pada mata dan kulit sehingga diperlukan perlindungan diri yang memadai.
- Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menyarankan pelanggan menggunakan perlindungan diri terutama ketika berada di ruang terbuka.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengimbau pelanggan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pelanggan diminta menjaga kesehatan selama perjalanan maupun saat beraktivitas di lingkungan stasiun.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, abu vulkanik dapat mengganggu saluran pernapasan serta memicu iritasi pada mata dan kulit. Karena itu, pelanggan disarankan menggunakan perlindungan diri, terutama ketika berada di ruang terbuka.
“Kami mengimbau pelanggan untuk menggunakan masker, terutama masker berstandar N95 atau KF94, serta menggunakan kacamata pelindung untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik terhadap saluran pernapasan dan mata. Pelanggan juga sebaiknya mengurangi aktivitas di area terbuka dan selalu mengikuti arahan petugas,” ujar Franoto.
Selain menggunakan masker dan kacamata pelindung, pelanggan diminta mengurangi aktivitas di area terbuka dan memilih tempat yang terlindung saat berada di stasiun. Makanan dan minuman juga perlu disimpan dalam wadah tertutup agar tidak terpapar debu atau abu vulkanik.
KAI mengingatkan pelanggan untuk tidak menyentuh atau menggosok mata setelah berada di area yang terpapar abu. Kebersihan diri dan barang bawaan juga perlu diperhatikan setelah melakukan perjalanan.
Pelanggan yang mengalami sesak atau kesulitan bernapas, batuk, pusing, iritasi mata, maupun iritasi kulit diminta segera meminta bantuan petugas. Sejumlah stasiun juga memiliki pos kesehatan yang dapat dimanfaatkan untuk pemeriksaan dan pertolongan awal.
“Kesehatan dan keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama kami. Apabila merasa kurang sehat, jangan memaksakan diri melakukan perjalanan. Segera sampaikan kepada petugas agar dapat memperoleh bantuan dan penanganan awal,” kata Franoto.
Dari sisi operasional, KAI Daop 1 Jakarta terus memantau kondisi wilayah operasional, termasuk kemungkinan dampak abu vulkanik terhadap prasarana dan perjalanan kereta api. KAI juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyiapkan langkah antisipasi serta memastikan perjalanan tetap aman.
Franoto meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan mengikuti informasi dari sumber resmi. “Yang tidak kalah penting, kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan hanya mengikuti informasi dari sumber resmi. Dengan kewaspadaan, kepatuhan terhadap arahan petugas, serta informasi yang benar, perjalanan dapat tetap berlangsung dengan aman dan nyaman,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....