Sudinsos Jakbar Jangkau 1.260 PMKS Sepanjang 2026
- 03 Sep 2026 23:33 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat menjangkau 1.260 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) selama periode Januari hingga awal September 2026.
Kepala Sudinsos Jakarta Barat, Fajar Laksono mengatakan, penjangkauan dilakukan sebagai upaya memberikan penanganan dan pelayanan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Dari Januari hingga awal September 2026, totalnya yang dijangkau sebanyak 1.260 orang PMKS,” ujar Fajar saat dihubungi, Kamis, 3 September 2026.
Fajar menjelaskan, gelandangan menjadi kelompok PMKS yang paling banyak dijangkau, yakni sebanyak 365 orang.
Selanjutnya, kelompok psikotik/Orang dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) sebanyak 299 orang dan pak ogah sebanyak 184 orang.
Adapun jumlah penjangkauan setiap bulan tercatat sebanyak 143 orang pada Januari, 203 orang pada Februari, 139 orang pada Maret, 168 orang pada April, 160 orang pada Mei, 137 orang pada Juni, 169 orang pada Juli, 133 orang pada Agustus, serta delapan orang hingga 2 September 2026.
“Penjangkauan dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) di sejumlah titik yang dinilai rawan keberadaan PMKS di wilayah Jakarta Barat,” kata Fajar.
Sejumlah lokasi tersebut antara lain kawasan Flyover Tomang, Slipi, Grogol, Jembatan Dua, Cengkareng, sekitar Kota Tua, hingga Terminal Kalideres.
Fajar menuturkan, sebagian besar PMKS yang berhasil dijangkau kemudian dibawa ke Panti Sosial Kedoya untuk mendapatkan pembinaan dasar.
Setibanya di panti, mereka menjalani asesmen oleh petugas untuk menentukan bentuk penanganan selanjutnya sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing.
“PMKS yang bukan berasal dari DKI Jakarta direncanakan untuk dipulangkan ke daerah asal. Sedangkan PMKS asal Jakarta yang tidak memiliki keluarga akan dirujuk ke panti pembinaan lanjutan sesuai klasifikasi hasil asesmen,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....