Pramono Gratiskan Retribusi Pedagang Lokbin Kramat Jati Selama Enam Bulan

  • 01 Sep 2026 22:38 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggratiskan retribusi bagi pedagang ikan yang direlokasi ke Lokasi Binaan (Lokbin) Kramat Jati, Jakarta Timur, selama enam bulan. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung penataan kawasan sekaligus membantu pedagang beradaptasi di lokasi baru.

Para pedagang ikan yang sebelumnya berjualan di trotoar Jalan Raya Bogor kini menempati lokbin tanpa dikenai iuran retribusi yang semestinya sebesar Rp180 ribu per bulan. Pembebasan biaya tersebut setara dengan Rp6.000 per hari.

“Untuk tempat ini, Lokbin yang ada di Kramat Jati, bagi para pedagang, selama enam bulan retribusi atau iurannya kami gratiskan. Rp180.000 per bulan, atau Rp6.000 per hari. Kemudian untuk hal-hal lain tentunya kami men-support, karena pemindahan ini banyak orang yang mungkin belum tahu,” ujar Pramono, saat meninjau lokbin Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa, 1 September 2026.

Pramono mengakui penataan kawasan Kramat Jati bukan pekerjaan mudah. Aktivitas perdagangan di kawasan tersebut telah berlangsung selama 50 tahun, sehingga membutuhkan pendekatan yang bertahap.

“Pembenahan ini terus terang tidak gampang. Karena ini sudah berlangsung lebih dari 50 tahun, sejak awal tahun 70-an. Tetapi untuk membuat penertiban yang ada di Jakarta, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah pembenahan,” ucapnya.

Relokasi pedagang ikan dari trotoar ke Lokbin Pasar Kramat Jati mulai dilakukan sejak Senin, 31 Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kawasan ibu kota. Hingga kini, sebanyak 143 dari total 614 pedagang pasar subuh telah berpindah ke lokbin yang disiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....