Pemprov DKI Masuki Tahap Akhir Penilaian Jakarta Investment Award 2026
- 01 Sep 2026 08:34 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui DPMPTSP memasuki tahap akhir penilaian Jakarta Investment Award (JIA) 2026 dengan pelaksanaan Focus Group Discussion Penilaian Akhir.
- Proses penilaian JIA 2026 melibatkan unsur pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan terkait untuk mengevaluasi kontribusi calon penerima penghargaan.
- Penilaian difokuskan pada melihat kontribusi para calon penerima penghargaan terhadap pembangunan dan pengembangan investasi di Jakarta.
RRI.CO.ID. Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memasuki tahap akhir penilaian Jakarta Investment Award (JIA) 2026. Tahapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Penilaian Akhir yang digelar di Hotel The Westin Jakarta.
Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Budya Pryanto Putra, ujar proses penilaian JIA 2026 melibatkan unsur pemerintah, dunia usaha, serta pemangku kepentingan terkait. Penilaian dilakukan untuk melihat kontribusi para calon penerima penghargaan terhadap pembangunan Jakarta.
“Proses penilaian melibatkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, BPJS Ketenagakerjaan, APINDO, Kadin Indonesia Wilayah DKI Jakarta, serta sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” ujar Budya melalui keterangan tertulis kepada RRI, Selasa, 1 September 2026.
JIA 2026 tidak hanya menilai besaran investasi yang ditanamkan pelaku usaha, tetapi juga mempertimbangkan kontribusi dan dampak investasi terhadap Jakarta.
“JIA bukan sekadar mencari siapa yang investasinya paling besar. Kami ingin memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang mampu menunjukkan kontribusi nyata bagi Jakarta, baik melalui penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, inovasi, maupun kontribusi terhadap pembangunan kota,” ujar Budya.
Pada FGD tersebut, Tenaga Ahli Penilaian Nominasi JIA 2026 memaparkan para pelaku usaha yang masuk dalam tahap penilaian akhir. Paparan kemudian dibahas bersama peserta FGD untuk memperoleh perspektif lintas sektor terhadap kontribusi masing-masing nominasi. Keterlibatan berbagai unsur dalam proses penilaian penting untuk menjaga objektivitas dan memastikan penerima JIA 2026 merupakan pelaku usaha yang menghadirkan investasi berkualitas serta memberikan nilai tambah bagi Jakarta.
“Kami ingin proses penilaian dilakukan secara komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan. Masukan dari pemerintah, dunia usaha, dan lembaga terkait penting untuk melihat kontribusi pelaku usaha secara lebih utuh, bukan hanya dari sisi nilai investasi, tetapi juga dampaknya terhadap masyarakat dan perekonomian Jakarta,” ujar Budya.
Penilaian akhir JIA 2026 mencakup sejumlah aspek, antara lain nilai investasi, penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan keberlanjutan. Pendekatan tersebut diharapkan mendorong terciptanya investasi berkualitas yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan Jakarta.
JIA merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada pelaku usaha yang berkontribusi dalam menciptakan ekosistem investasi yang kondusif, inovatif, dan berkelanjutan. Penghargaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta memperkuat kepercayaan investor dan meningkatkan daya saing Jakarta sebagai kota global.
Hasil FGD Penilaian Akhir JIA 2026 selanjutnya menjadi salah satu dasar dalam proses penetapan penerima penghargaan. Penyelenggaraan JIA 2026 dijadwalkan pada 14 September 2026 dan akan dihadiri Gubernur Provinsi DKI Jakarta serta Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI, bersama jajaran pejabat pemerintah, pengusaha, dan asosiasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....