Tempo Scan Salurkan 640 Ribu Liter Air Bersih Saat Kemarau

  • 28 Agt 2026 17:28 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Puncak musim kemaran 2026 menambah tekanan bagi masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia yang terdampak kekeringan ekstrem. Keterbatasan air membuat sebagian warga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

Kondisi tersebut juga berpotensi meningkatkan beban ekonomi masyarakat karena warga harus mencari sumber air alternatif, termasuk membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menghadapi kondisi tersebut, Tempo Scan Group menghadirkan program Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia yang berlangsung pada Agustus hingga September 2026.

Program dengan tema “Mengalirkan Harapan, Menjaga Kehidupan” tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat di wilayah terdampak kekeringan.

Melalui program ini, Tempo Scan mendistribusikan sebanyak 640 ribu liter air bersih ke 40 titik prioritas di Pulau Jawa dan Sumatera. Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran bantuan antara lain Sumatera Selatan, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Deputy Managing Director CCHC PT Tempo Scan Pacific Tbk, Winny Yunitawati, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar berupa air bersih.

“Sebagai perusahaan 100 persen Indonesia yang telah dipercaya selama lebih dari tujuh dekade, kami melihat bahwa menjadi bagian dari masyarakat Indonesia berarti turut hadir ketika kebutuhan mendasar menjadi semakin sulit dipenuhi,” ujar Winny melalui keterangan tertulis, Jumat, 28 Agustus 2026.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, tetapi juga membantu masyarakat menjaga kebersihan dan kesehatan selama menghadapi periode kekeringan.

Winny menambahkan, program Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menjalankan nilai Bertanggung Jawab (Responsibility) dan Bermanfaat (Usefulness).

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari pemerintah daerah dan BPBD di wilayah terdampak.

Wali Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, H. Arlan, mengatakan kemarau ekstrem tahun ini berdampak terhadap ketersediaan air bersih di wilayahnya.

“Musim kemarau ekstrem tahun ini sangat berdampak pada ketersediaan air bersih di wilayah kami, sehingga bantuan ini menjadi langkah nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga,” katanya.

Ia mengapresiasi bantuan yang diberikan Tempo Scan Group dan berharap program tersebut dapat meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong semangat gotong royong dalam menghadapi dampak kemarau ekstrem.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amrudin, mengatakan kekeringan berkepanjangan dapat semakin membatasi akses masyarakat terhadap air bersih.

“Kekeringan yang berkepanjangan dapat semakin membatasi akses masyarakat terhadap air bersih yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari. Dalam kondisi seperti ini, dukungan dan respons yang tepat di lapangan menjadi penting agar kebutuhan masyarakat dapat segera ditangani,” ujarnya.

Mujahid menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, BPBD, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam merespons dampak kekeringan.

Program Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia sekaligus menjadi bagian dari komitmen Tempo Scan yang telah hadir selama 73 tahun sebagai perusahaan 100 persen Indonesia.

Melalui berbagai produk kesehatan dan konsumen serta program sosial, Tempo Scan berupaya terus berkontribusi dan tumbuh bersama masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....