Bersama OPD, Kelurahan Duren Sawit Salurkan Bantuan ke Penyintas Kebakaran

  • 26 Agt 2026 19:59 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kelurahan Duren Sawit menyalurkan bantuan makanan dan logistik kepada ratusan penyintas kebakaran di Jalan Pendidikan Raya VI, Duren Sawit, Jakarta Timur. Selain berasal dari kelurahan, bantuan juga datang dari warga, organisasi perangkat daerah, organisasi kemanusiaan, dan berbagai instansi.

Lurah Duren Sawit Santi Nur Rifiandini mengatakan bantuan mulai berdatangan sejak hari pertama pascakebakaran. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan pangan, sandang, hingga fasilitas dasar untuk mendukung pengungsian.

"Alhamdulillah kemarin, pascakebakaran langsung datang bantuan selain dari warga dan kelurahan, bantuan juga datang dari BPBD, Suku Dinas Sosial, PMI, PAM Jaya, Bina Marga, dan Dinas Lingkungan Hidup," kata Santi saat dihubungi RRI Jakarta, Rabu 26 Agustus 2026.

BPBD Jakarta Timur menyalurkan bantuan berupa pakaian, tikar, matras, dan perlengkapan darurat lainnya bagi penyintas. Sementara itu, Suku Dinas Sosial menyediakan bantuan natura dan makanan tiga kali sehari untuk kebutuhan pengungsi selama tiga hari.

Palang Merah Indonesia (PMI) turut menyalurkan roti dan air mineral kepada penyintas. Dukungan lainnya diberikan Bina Marga berupa dua lampu sorot untuk dua titik pengungsian, PAM Jaya melalui pasokan air bersih, dan Dinas Lingkungan Hidup dengan empat unit bus toilet.

Berdasarkan data Kelurahan Duren Sawit per 26 Agustus 2026, sebanyak 39 kepala keluarga atau 150 jiwa masih berada di pengungsian. Jumlah tersebut terdiri atas 116 orang dewasa, 10 balita, 10 lansia, dan 14 anak.

Berdasarkan pantuan RRI Jakarta, titik pengungsian berada di mushala, dekat lokasi kebakaran dan tenda BPBD di area Masjid Al Kusuf, sekitar 200 meter berjarak dari lokasi kebakaran. Namun, tidak seluruh penyintas menetap di posko karena sebagian memilih tinggal sementara di rumah kerabat.

Salah satu penyintas, Wardana, membenarkan bantuan makanan dan pakaian telah diterima keluarganya. Meski demikian, ia berharap ada bantuan perlengkapan sekolah bagi anaknya yang masih duduk di kelas tiga sekolah dasar.

"Baju-baju kebakaran semua, habis, enggak ada tersisa apa pun. Mau sekolah juga berangkatnya enggak tahu pakai baju apa," ujar Wardana, di lokasi posko halaman Masjid Al Kusuf, Rabu 26 Agustus 2026.

Terkait bantuan perlengkapan sekolah, Lurah Santi mengatakan proses pendataan masih berlangsung. Pendataan dilakukan karena mobilitas penyintas yang keluar-masuk posko menyulitkan verifikasi data penerima bantuan.

"On process karena korban datang dan pergi di posko. Jadi, kami agak kesulitan mendapatkan data yang cepat dan tepat. Pendataan dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran," kata Santi.

Sebelumnya, kobaran api melalap permukiman di Jalan Pendidikan Raya VI, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Selasa 25 Agustus 2026. Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api setelah tiba di lokasi pada pukul 10.18 WIB, dan dinyatakan selesai penanganan pada pukul 15.30 WIB.

Kebakaran menghanguskan puluhan bangunan yang terdiri atas rumah tinggal, kontrakan, dan tempat usaha dengan luas area terdampak sekitar 718 meter persegi. Peristiwa itu berdampak pada 60 kepala keluarga atau 240 jiwa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....