Penyintas Kebakaran di Duren Sawit Harapkan Bantuan Perlengkapan Sekolah Anak
- 26 Agt 2026 19:53 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Penyintas kebakaran di Jalan Pendidikan Raya VI, Duren Sawit, Jakarta Timur, mengharapkan bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak. Kebakaran membuat pakaian dan perlengkapan sekolah sejumlah anak ikut hangus sehingga menghambat mereka kembali bersekolah.
Saat ditemui di posko pengungsian di halaman Masjid Al Kusuf, Rabu 26 Agustus 2026, Wardana bersama istrinya, Wati, mengatakan bantuan makanan dan pakaian telah diterima para penyintas. Wardana dan keluarganya sementara tinggal di rumah saudara dan mendatangi posko untuk mencari informasi mengenai bantuan.
"Kalau untuk bantuan cuma ada makanan. Paling baju-baju dan lain-lain. Ke sini cari informasi-informasi saja untuk memperjuangkan anak kita," kata Wardana.
Wardana berharap ada bantuan perlengkapan sekolah bagi anaknya yang duduk di kelas tiga sekolah dasar. Ia mengatakan pakaian dan perlengkapan sekolah anaknya habis terbakar sehingga anaknya untuk sementara belum dapat kembali bersekolah.
"Baju-baju kebakaran semua, habis, enggak ada tersisa apa pun. Mau sekolah juga berangkatnya enggak tahu pakai baju apa, tapi sudah izin ke sekolah. Harapannya dapat bantuan seragam dan perlengkapan sekolah," ujar Wardana.
Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Lurah Duren Sawit Santi Nur Rifiandini mengatakan bantuan perlengkapan sekolah masih dalam proses pendataan. Menurutnya, pendataan membutuhkan waktu karena penyintas tidak seluruhnya menetap di posko pengungsian.
"On process karena korban datang dan pergi [ke posko], jadi, kami agak kesulitan mendapatkan data yang cepat dan tepat. Pendataan dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran," kata Santi, Rabu 26 Agustus 2026.
Berdasarkan data Kelurahan Duren Sawit per 26 Agustus 2026, sebanyak 39 kepala keluarga dengan 150 jiwa tercatat mengungsi. Sejumlah penyintas tidak mengungsi di posko, melainkan berteduh di rumah sanak famili.
Berdasarkan pantauan RRI Jakarta, terdapat dua titik pengungsian di sekitar lokasi kebakaran. Titik tersebut berada di mushala di depan lokasi kejadian dan masjid Al Kusuf yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kebakaran.
Bantuan logistik telah tersedia dan makanan juga dibagikan kepada para penyintas di lokasi pengungsian. Sejumlah petugas Dinas Sosial, Satpol PP, Dasawisma, dan staf kelurahan berada di lokasi untuk membantu penyaluran bantuan.
Di halaman masjid, tenda BPBD Jakarta Timur juga telah didirikan untuk mendukung kebutuhan para penyintas kebakaran. Fasilitas toilet dan air bersih tersedia di lokasi tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....