Ratusan Pedagang Ikan di Kramat Jati Akan Segera Dialihkan ke Lokbin
- 26 Agt 2026 14:53 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 193 pedagang ikan dan kerang yang selama ini berjualan di bahu jalan kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, akan dipindahkan ke Lokasi Binaan (Lokbin) Kramat Jati. Pemindahan tersebut menjadi bagian dari penataan pedagang kaki lima (PKL), agar aktivitas perdagangan berlangsung lebih tertib. Dilansir dari Antara, Kepala Divisi Operasional Pasar Wilayah II Perumda Pasar Jaya, Yohanes Daramonsidi, mengatakan bahwa para pedagang ikan akan diarahkan untuk menempati lokasi yang telah disiapkan.
"Pedagang ikannya sebanyak 193 orang akan dipindahkan ke Lokbin Kramat Jati," kata Yohanes, Senin 24 Agustus 2026.
Penataan pedagang ini dilakukan setelah adanya pembahasan mengenai keberadaan pedagang di sekitar Pasar Kramat Jati. Selain pedagang ikan dan kerang, sejumlah pedagang dengan jenis usaha lainnya juga akan mendapatkan tempat di sejumlah lokasi yang telah ditentukan.
Secara keseluruhan, terdapat 613 PKL yang akan ditata di kawasan Pasar Kramat Jati. Para pedagang tersebut menjual berbagai kebutuhan, seperti buah, sayuran, daging ayam, kue, kopi, hingga makanan siap saji. Sebagian pedagang akan ditempatkan di dalam area Pasar Kramat Jati yang dikelola Perumda Pasar Jaya.
"Ada 282 pedagang yang dapat ditampung di Pasar Kramat Jati terdiri atas pedagang daging ayam, sayur, buah, kue, dan kopi. Penempatan tersebut disesuaikan dengan ruang yang tersedia, termasuk kuota kios, los, dan area PKL," ujar Yohanes.
Sementara itu, pedagang yang belum mendapatkan tempat di Pasar Kramat Jati maupun Lokbin akan diarahkan ke lokasi sementara lainnya. Lokasi yang disiapkan di antaranya Loksem Cililitan dan Loksem Jalan Nusa Indah Ciracas. Yohanes mengatakan, pihaknya telah menyiapkan pembagian area untuk para pedagang yang terdampak penataan tersebut.
"Pasar Jaya siap menampung mereka, sudah ada pembagian (area)," ujar Yohanes.
Penataan ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, agar aktivitas perdagangan yang berada di bahu jalan dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih sesuai. Dengan penataan tersebut, kegiatan jual beli diharapkan tetap berjalan sekaligus tidak mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar Pasar Kramat Jati.
(Andini Amelia Wiguna - Mahasiswa Universitas Gunadarma)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....