Prakiraan Cuaca Maritim Teluk Jakarta dan Utara Jawa Barat , 25 Agustus 2026

  • 25 Agt 2026 08:08 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID.Jakarta. Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta memprakirakan kondisi cuaca di wilayah perairan DKI Jakarta dan Utara Jawa Barat pada 25 Agustus 2026 hingga 24 jam ke depan secara umum cerah berawan.

Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta, Laras Kinanthi, menyampaikan angin secara umum bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan maksimum mencapai 15 knot atau sekitar 28 kilometer per jam di Teluk Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu, Perairan Bekasi-Karawang, Perairan Subang, dan Perairan Cirebon.

“Untuk Perairan Indramayu, kecepatan angin maksimum berpeluang mencapai 20 knot atau sekitar 38 kilometer per jam,” ujar Laras dalam rilis prakiraan cuaca yang disiarkan melalui Programa 1 FM 91,2 MHz RRI Jakarta.

Laras menjelaskan, kondisi gelombang laut di seluruh wilayah perairan yang meliputi Teluk Jakarta, Kepulauan Seribu, Bekasi-Karawang, Subang, Indramayu, hingga Cirebon berada dalam kategori rendah dengan ketinggian antara 0,5 hingga 1,25 meter.

Sementara itu, kondisi pasang surut di wilayah pesisir Jakarta diprakirakan mencapai pasang maksimum 1,1 meter pada pukul 20.00 WIB. Sedangkan pasang minimum diprakirakan mencapai 0,2 meter pada pukul 08.00 WIB.

“Masyarakat dimohon waspada terhadap potensi banjir pesisir atau banjir rob akibat fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase bulan purnama,” ujar Laras.

Menurutnya, potensi banjir pesisir atau rob diprakirakan berlangsung hingga 26 Agustus 2026, dengan puncak pasang maksimum terjadi pada rentang pukul 15.00 hingga 22.00 WIB.

Adapun sejumlah wilayah yang perlu mengantisipasi potensi banjir rob meliputi Kapuk Muara, Kamal Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok.

“Banjir pesisir atau rob ini dapat berdampak pada terganggunya aktivitas sehari-hari masyarakat serta transportasi di sekitar pelabuhan dan wilayah pesisir,” ujar Laras.

Masyarakat, khususnya yang beraktivitas di kawasan pesisir dan pelabuhan, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti informasi cuaca dan kondisi pasang surut terbaru dari BMKG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....