RAGAMUDA 2026 Ajak Pelajar Perkuat Persatuan dalam Keberagaman
- 22 Agt 2026 15:10 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- RAGAMUDA 2026 berhasil mengumpulkan lebih dari 500 peserta dari 53 sekolah se-Jabodetabek, komunitas, dan sekolah-sekolah dari luar Jakarta.
- Kegiatan berlangsung pada 22-23 Agustus 2026 dengan mengusung tema Gelora Persatuan Generasi Muda yang melibatkan kolaborasi tiga sekolah besar.
- Partisipasi sekolah luar Jakarta mencakup SMA De Britto, SMA Michael, PIKA, Al-Mizan Majalengka, dan SMAK Borong NTT, menunjukkan jangkauan kegiatan yang luas.
RRI.CO.ID, Jakarta — Partisipasi generasi muda dalam RAGAMUDA 2026 mendapat antusiasme tinggi. Kegiatan yang berlangsung pada 22-23 Agustus 2026 ini diikuti lebih dari 500 peserta dari 53 sekolah se-Jabodetabek, komunitas, hingga sejumlah sekolah dari luar Jakarta.
Beberapa sekolah luar Jakarta yang turut berpartisipasi di antaranya SMA De Britto, SMA Michael, PIKA, Al-Mizan Majalengka, dan SMAK Borong NTT. Tahun ini, RAGAMUDA mengusung tema “Gelora Persatuan Generasi Muda” dengan kolaborasi SMA Al-Izhar Pondok Labu, Kolese Kanisius, dan SMAK Pangudi Luhur Brawijaya.
Kegiatan RAGAMUDA telah berlangsung sejak 2017 dan awalnya diinisiasi OSIS SMA Al-Izhar Pondok Labu bersama Presidium SMA Kolese Kanisius. Sejak saat itu, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk memperkuat semangat persatuan dan kebinekaan.
Kepala Sekolah Kolese Kanisius Thomas Gunawan Wibowo mengatakan, RAGAMUDA tahun ini memiliki makna khusus karena menjadi bagian dari rangkaian Canisius College Centennial dalam memperingati 100 tahun karya pendidikan Kolese Kanisius.
“Semoga RAGAMUDA tidak hanya menjadi ajang kegiatan belaka, tetapi kita dapat lebih dalam menarik suatu makna bahwa kita berupaya menunjukkan ekspresi tegas untuk mengukuhkan persatuan dan kesatuan dalam keberagaman,” ujar Thomas.
Thomas menilai pemuda memiliki peran penting dalam menjaga persatuan bangsa. Menurutnya, generasi muda selalu hadir dalam berbagai momentum sejarah sebagai kekuatan yang mendorong persatuan di tengah keberagaman.
“Peran pemuda selalu hadir dan menjadi kekuatan yang menunjukkan hasrat untuk selalu bersatu dalam keberagaman. Bahwa keterpisahan atau disintegrasi adalah bukan identitas kita,” katanya.
Rangkaian kegiatan hari pertama diisi dengan talkshow yang menghadirkan seniman dan aktivis sosial Inayah Wulandari Wahid, pendidik dan pemerhati kehidupan sosial Js. Kristan, serta penulis dan jurnalis Maman Suherman. Para peserta kemudian mengikuti dinamika kelompok untuk membangun keakraban antarpelajar dari berbagai sekolah.
Sementara pada hari kedua, peserta mengikuti parade budaya dengan mengenakan berbagai kostum tradisional dari Kolese Kanisius menuju Sarinah. Kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan bakat melalui Laras Pemuda sebagai ruang bagi peserta menampilkan karya dan kreativitas.
Para ketua panitia RAGAMUDA dari tiga sekolah kolaborator menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk menampilkan bakat sekaligus memperkuat kolaborasi. Mereka berharap semangat persatuan dan keberagaman yang dibangun dalam kegiatan dapat menjadi bekal generasi muda menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Keberagaman adalah kekuatan untuk membangun nasionalisme sejati. Dengan fondasi persatuan dan kolaborasi, segala tantangan akan dapat kita hadapi bersama,” demikian pesan panitia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....