Wali Kota Jakbar Tinjau Pengelolaan Sampah di Kembangan
- 21 Agt 2026 22:41 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, meninjau langsung dua lokasi pengelolaan dan penanggulangan sampah di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Dua lokasi yang dikunjungi yakni kegiatan pemilahan sampah warga di Kompleks Puri Indah Blok B, RT 06/RW 08, Kelurahan Kembangan Selatan, serta TPS 3R RW 01, Kelurahan Meruya Selatan.
Di Kompleks Puri Indah, Iin melihat langsung kegiatan pemilahan sampah organik dan anorganik yang telah dilakukan warga selama sekitar dua tahun.
Pengelolaan sampah anorganik di lokasi tersebut juga melibatkan Komunitas Sirsak yang secara rutin berkolaborasi dengan warga dan pihak swasta.
Iin mengapresiasi kepedulian warga yang telah melakukan pemilahan sampah dari sumbernya. Namun, menurutnya, pengolahan sampah organik menjadi kompos masih membutuhkan penguatan, baik dari sisi edukasi, teknologi, maupun kolaborasi.
“Mengelola sampah organik untuk pupuk kompos tidaklah seperti membalikkan telapak tangan. Butuh waktu dan edukasi berkelanjutan, sekaligus intervensi dari sejumlah komponen masyarakat,” ujar Iin.
Selanjutnya, Iin meninjau TPS 3R RW 01 Meruya Selatan yang dikelola Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat.
Di lokasi tersebut, sampah anorganik yang tidak memiliki nilai ekonomis diolah menjadi bahan bakar refuse-derived fuel (RDF) serta bahan baku briket untuk industri semen.
Sementara itu, sampah organik yang terkumpul diolah menjadi kompos.
Meski demikian, Iin menilai kualitas kompos yang dihasilkan masih perlu ditingkatkan. Salah satu kendalanya karena sampah organik yang masuk ke TPS 3R masih tercampur dengan sampah anorganik.
Menurutnya, pemilahan sampah sejak dari sumber menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas pengolahan sampah organik.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Barat tengah menjajaki kolaborasi dengan pihak swasta yang memiliki teknologi dan kompetensi dalam pengolahan sampah organik.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hasil pengolahan sekaligus mendukung upaya pengurangan sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.
“Ke depan kita akan rapatkan untuk membahas teknologi ini dan kerja samanya agar bisa segera diimplementasikan,” tandas Iin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....