Tinjau Kebakaran Paseban, Alwi Dorong Korban Direlokasi ke Rusun
- 21 Agt 2026 14:46 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Kebakaran menghanguskan 15 rumah di Jalan Kramat Sawah, Paseban, Jakarta Pusat dan menyebabkan sejumlah warga kehilangan tempat tinggal.
- Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Alwi Moehamad Ali langsung meninjau lokasi dan berkoordinasi dengan tim untuk membantu membersihkan sisa material kebakaran.
- Dinas Bina Marga telah memasang penerangan di sekitar lokasi kebakaran sebagai bagian dari upaya penanganan bencana.
RRI.CO.ID, Jakarta — Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi PAN Alwi Moehamad Ali meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan 15 rumah di Jalan Kramat Sawah, Paseban, Jakarta Pusat. Ia mengaku prihatin melihat kondisi rumah warga yang terdampak dan mendorong adanya penanganan lanjutan bagi para korban.
Alwi mengatakan, setelah melihat langsung kondisi lokasi, dirinya langsung berkoordinasi dengan tim untuk membantu membersihkan sisa material kebakaran. Ia juga mengapresiasi Dinas Bina Marga yang telah memasang penerangan di sekitar lokasi.
"Saya sangat prihatin karena dilihat dari kondisi rumahnya yang kecil-kecil. Tadi saya hubungi tim saya untuk segera membersihkan sampah-sampahnya, dan alhamdulillah dari Dinas Bina Marga sudah memasang lampu penerangan," ujar Alwi.
Menurut Alwi, kondisi para korban perlu segera dievaluasi, termasuk terkait kebutuhan tempat tinggal sementara. Ia akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
"Yang pasti sekarang ini dari Dinas Perumahan sudah banyak membangun rumah-rumah rusun. Mungkin akan saya usulkan untuk mereka ditempatkan di rusun-rusun sementara," katanya.
Selain tempat tinggal, Alwi menyebut kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, selimut, serta perlengkapan sekolah menjadi perhatian. Bantuan bagi anak-anak korban kebakaran juga dinilai perlu dipastikan agar aktivitas pendidikan mereka tidak terganggu.
"Yang paling utama air bersih, kemudian untuk anak-anak sekolah biasanya mereka memerlukan baju sekolah dan alat-alat tulis. Itu sudah pasti," ungkapnya.
Alwi menambahkan, penanganan kebutuhan pendidikan korban akan dikoordinasikan dengan Komisi E DPRD DKI Jakarta. Ia berharap kolaborasi lintas komisi dan perangkat daerah dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan warga terdampak.
"Nanti akan saya bicara langsung bagaimana caranya agar mereka yang memberikan jalan keluarnya. Kebetulan saya di Komisi D bagian pembangunan, jadi kita kolaborasi agar masyarakat ini nyaman dan enak," tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....