Muaythai Jakpus Diminta Perkuat Pembinaan Atlet dan Usia Dini

  • 21 Agt 2026 13:30 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Pemerintah Jakarta Pusat mendorong Pengurus Kota Muaythai Indonesia Jakarta Pusat memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini melalui pengukuhan pengurus masa bakti 2026-2030.
  • Wakil Wali Kota Eric PZ Lumbun menekankan bahwa pembinaan prestasi harus berkelanjutan untuk menghasilkan atlet yang berprestasi dengan karakter kuat.
  • Pemerintah berharap atlet Muaythai Jakarta Pusat dapat mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional dan internasional.

RRI.CO.ID, Jakarta — Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat mendorong Pengurus Kota Muaythai Indonesia Jakarta Pusat untuk memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Eric PZ Lumbun, saat menghadiri acara pengukuhan pengurus masa bakti 2026-2030, pada Rabu 19 Agustus 2026 lalu.

Eric mengatakan, pembinaan prestasi perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mencetak atlet yang berprestasi sekaligus memiliki karakter kuat. Ia berharap, atlet Muaythai Jakarta Pusat dapat mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional dan internasional.

“Pertama adalah pembinaan prestasi. Hal ini perlu dilakukan untuk mendorong agar Jakarta Pusat dapat mencetak atlet-atlet Muaythai yang tidak hanya tangguh di atas ring, tetapi juga memiliki karakter kuat,” ujar Eric.

Selain prestasi, pembinaan atlet sejak usia dini juga dinilai penting. Menurut Eric, Muaythai dapat dikembangkan melalui sekolah dan RPTRA di delapan kecamatan, sebagai wadah positif bagi anak dan remaja.

“Pengembangan Muaythai harus digalakkan sejak dini melalui sekolah-sekolah dan RPTRA. Langkah ini bertujuan menjadikan Muaythai sebagai wadah positif untuk menyalurkan energi remaja, sekaligus mencegah mereka dari narkoba, tawuran, dan pergaulan negatif,” katanya.

Eric juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus dengan pemerintah dan berbagai pihak terkait. Pemkot Jakarta Pusat sendiri siap mendukung pengembangan Muaythai melalui kolaborasi dengan KONI, Sudin Pora, serta jajaran kecamatan dan kelurahan.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Muaythai DKI Jakarta, Sylviana Murni, meminta agar pembinaan atlet dilakukan secara konsisten, tidak hanya ketika menghadapi pertandingan. Ia menilai kemampuan fisik dan daya tahan atlet masih perlu diperkuat melalui latihan yang intensif.

“Kita tidak ingin organisasi hanya aktif saat ada pertandingan. Kita ingin pembinaan berjalan berkelanjutan,” ujar Sylviana.

Sylviana juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelatih dan wasit melalui pelatihan serta sertifikasi. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting untuk menghasilkan pertandingan yang profesional dan berdaya saing.

“Dengan kerja keras, kita bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Ini adalah awal momentum untuk membangun organisasi yang kuat dan membawa Muaythai Jakarta menuju prestasi mendunia,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....