HIPPI DKI Dorong Pengembangan Pelaku Usaha Melalui HIPPI Jakarta IPO Forum 2026
- 21 Agt 2026 12:14 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- HIPPI DKI Jakarta menyelenggarakan HIPPI Jakarta IPO Forum 2026 pada 20 Agustus 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia dengan tema 'Naik Kelas Bersama Pasar Modal: Strategi Pengusaha Indonesia Membangun Bisnis Siap Go Public'.
- Ketua Umum HIPPI DKI Jakarta, Uchy Hardiman, menegaskan komitmen HIPPI untuk menjadi jembatan pengembangan anggotanya dari UMKM menjadi perusahaan besar dan profesional hingga mencapai status perusahaan publik.
- Forum ini dirancang untuk mendorong pengembangan pelaku usaha dan UMKM di Jakarta dalam strategi transformasi bisnis menuju go public melalui pasar modal.
RRI.CO.ID, Jakarta - Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta menggelar HIPPI Jakarta IPO Forum 2026, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, pada Kamis 20 Agustus 2026. Dalam upaya mendorong pengembangan pelaku usaha dan UMKM di Jakarta, acara ini digelar dengan mengusung tema “Naik Kelas Bersama Pasar Modal: Strategi Pengusaha Indonesia Membangun Bisnis Siap Go Public”.
Ketua Umum HIPPI DKI Jakarta, Uchy Hardiman, menegaskan bahwa HIPPI tidak hanya hadir sebagai organisasi dan tempat berkumpulnya para pengusaha. Ia memastikan, HIPPI berkomitmen untuk terus menjadi jembatan yang membawa anggotanya bertumbuh, dari UMKM menjadi perusahaan besar, dari bisnis keluarga menjadi bisnis profesional, bahkan hingga menjadi perusahaan terbuka.
“Ini tidak hanya soal bertahan, tetapi soal tumbuh. Di sini fungsi kami sebagai organisasi, jembatan, bagaimana bisa menurunkan pengusaha-pengusaha HIPPI, atau masyarakat lainnya, untuk bisa menjadi pengusaha naik kelas, jadi go public untuk IPO,” ujar Uchy, saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, pada Kamis 20 Agustus 2026.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Mikail Jaman, menjelaskan bahwa HIPPI Jakarta IPO Forum 2026 ini dirancang sebagai forum edukasi dan dialog bagi anggota HIPPI. Mereka dapat memperoleh pemahaman yang lebih praktis, strategis, dan taktis mengenai pasar modal, khususnya peluang serta tahapan yang perlu dilalui perusahaan untuk dapat melakukan go public atau IPO.
“Acara ini kami rancang bukan hanya dalam bentuk pemaparan materi, tetapi juga melalui diskusi yang mempertemukan berbagai perspektif,” kata Mikail.
Ia pun berharap, beragam perspektif dapat memberikan gambaran yang lebih nyata kepada peserta mengenai perjalanan perusahaan menuju IPO. Bahkan hingga pengalaman setelah menjadi perusahaan terbuka.
“Di kesempatan ini kita akan mendengar pandangan dari narasumber Bursa Efek Indonesia, tokoh pengusahaan nasional, perusahaan yang sudah melakukan IPO, perusahaan emiten, serta praktisi dan profesi di pasar modal,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....