BBPOM Jakarta-Pemkot Jakarta Utara Perkuat Sinergi Pengawasan Obat dan Makanan
- 20 Agt 2026 01:24 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jakarta dan Pemerintah Kota Jakarta Utara memperkuat sinergi pengawasan obat dan makanan, khususnya dalam mencegah penyalahgunaan obat-obat tertentu (OOT). Upaya tersebut menjadi bagian dari kolaborasi lintas sektor untuk mendukung penurunan kekerasan terhadap anak dan perempuan di Jakarta.
Penguatan sinergi itu dibahas dalam audiensi Kepala BBPOM di Jakarta Jeffeta Pradeko Putra dengan Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat di kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu 19 Agustus 2026. Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota Jakarta Utara Anita Permata Sari beserta jajaran terkait.
Dalam paparannya, Jeffeta menyampaikan sejumlah strategi dan inovasi yang telah dilakukan untuk mencegah dan menurunkan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi, edukasi, penindakan, serta patroli siber terhadap penyalahgunaan OOT dengan melibatkan lintas sektor.
"Tujuan program yang kami lakukan adalah memperkuat kolaborasi intervensi melalui sosialisasi, edukasi, dan penindakan terhadap penyalahgunaan OOT bersama dinas-dinas terkait, seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan." kata Jeffeta, dalam keterangan tertulis, Kamis 20 Agustus 2026.
Untuk memperkuat edukasi, BBPOM di Jakarta juga memperkenalkan inovasi komunikasi dan edukasi kreatif yang diharapkan lebih mudah diterima masyarakat. Salah satunya melalui lagu dengan konsep Cek BEBAS, yakni Bentuk, Bau, Warna, dan Rasa, dalam edukasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencegah kejadian keracunan pangan.
Menanggapi program tersebut, Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat menyambut baik rencana kolaborasi melalui Training of Trainers (ToT) bagi penyuluh. Kegiatan itu ditujukan untuk memperkuat edukasi dan pencegahan penyalahgunaan OOT di wilayah Jakarta Utara.
"Kami sangat mendukung program edukasi ini, selanjutnya agar dapat dilakukan pembahasan teknis lanjutan untuk penjadwalan pelaksanaan OOT dengan OPD terkait." ujar Hendra dalam keterangam tertulis, Kamis 20 Agustus 2026.
Sementara itu, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Jakarta Utara Anita Permata Sari menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar program edukasi dapat berjalan efektif. Koordinasi tersebut diperlukan untuk memperkuat pelaksanaan program pencegahan penyalahgunaan OOT di wilayah Jakarta Utara.
Kolaborasi BBPOM di Jakarta dan Pemerintah Kota Jakarta Utara diharapkan memperkuat pengawasan obat dan makanan secara terpadu. Melalui sinergi lintas sektor, edukasi dan pencegahan penyalahgunaan OOT diharapkan menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus mendukung upaya perlindungan anak dan perempuan di wilayah Jakarta Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....