Pemkot Jakarta Timur Dorong Budaya Betawi Dekat dengan Gen Z

  • 19 Agt 2026 15:17 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Timur mendorong pengenalan seni dan budaya Betawi kepada generasi Z melalui pendekatan yang lebih kreatif dan kekinian. Upaya tersebut dibahas dalam Dialog Membangun Semangat Cinta Seni Budaya yang melibatkan siswa tingkat SMA dan Forum Komunikasi Komite Sekolah Jakarta Timur, Rabu 19 Agustus 2026.

Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Kusmanto mengatakan pelestarian budaya di tengah generasi muda membutuhkan cara yang berbeda dari pendekatan konvensional. Menurutnya, seni dan budaya lokal perlu dikemas agar menarik bagi generasi Z sekaligus memiliki peluang untuk berkembang dalam ekonomi kreatif.

"Harapannya dengan adanya kegiatan ini siswa mengerti tentang seni dan budaya, khususnya Jakarta yakni Betawi, karena budaya Betawi ini yang sudah turun menurun, walaupun mungkin mereka orang tuanya bukan keturunan Betawi, tetapi mereka besar di Jakarta," kata Kusmanto, dalam keterangan tertulis, Rabu 19 Agustus 2026.

Ia berharap dialog bersama siswa dan pemangku kepentingan pendidikan dapat menghasilkan gagasan untuk mengemas seni dan budaya lokal menjadi sesuatu yang dekat dengan kehidupan anak muda. Pengemasan tersebut, kata dia, tetap perlu mempertahankan nilai dan makna budaya yang diwariskan masyarakat.

Jadi, mereka harus mengerti budaya Betawi bagaimana ada istiadat, kulinernya, pakaiannya dan bagaimana keguyuban budaya Betawi," kata Kusmanto.

Selain budaya, Kusmanto mengaitkan kecintaan terhadap budaya dengan kepedulian terhadap kota tempat generasi muda tumbuh. Ia mengajak masyarakat menjaga lingkungan, memilah sampah, menghindari tawuran, dan menjauhi narkoba sebagai bagian dari upaya membangun Jakarta sebagai kota global yang tetap memiliki karakter budaya.

Dialog Membangun Semangat Cinta Seni Budaya digelar Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Administrasi Jakarta Timur di Ruang Sri Gunting, Kantor Wali Kota Jakarta Timur. Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah, Forum Komunikasi Komite Sekolah, dan siswa SMA mengenai upaya menjaga keberlanjutan seni serta budaya lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....