Sebanyak 3.500 Warga Tanah Abang Meriahkan Jamuan Rakyat HUT RI
- 18 Agt 2026 19:19 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Sekitar 3.500 warga mengikuti kegiatan Jamuan Rakyat yang diselenggarakan di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Selasa 18 Agustus 2026.
- Kegiatan ini digelar serentak setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan mencakup bantuan sosial, hiburan, serta layanan cek kesehatan gratis.
- Program ini dilaksanakan atas arahan Presiden RI melalui Istana dan Sekretariat Negara dengan menargetkan warga dari kelompok desil 1 dan 2.
RRI.CO.ID, Jakarta – Sekitar 3.500 warga mengikuti kegiatan Jamuan Rakyat di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa 18 Agustus 2026. Kegiatan yang digelar serentak setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI itu diisi bantuan sosial, hiburan, dan layanan cek kesehatan gratis.
Camat Tanah Abang Dwiarti Indriani Utami mengatakan kegiatan tersebut digelar atas arahan Presiden RI melalui pihak Istana dan Sekretariat Negara. Warga yang menjadi sasaran utama merupakan masyarakat kelompok desil 1 dan 2.
“Jamuan Rakyat ini merupakan kegiatan dari Istana dan Setneg atas arahan Bapak Presiden. Untuk Tanah Abang, ada sekitar 3.500 warga yang kita undang dan antusiasmenya sangat tinggi,” ujar Dwiarti.
Sejumlah kegiatan disiapkan untuk masyarakat, mulai dari perlombaan HUT RI, hiburan, pembagian sembako, makan gratis, hingga pemeriksaan kesehatan. Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 08.00 WIB.
Dwiarti menegaskan Jamuan Rakyat bukan kegiatan untuk mengalihkan perhatian dari aksi penyampaian pendapat mahasiswa. Menurutnya, kegiatan tersebut memang ditujukan untuk memberikan bantuan sekaligus hiburan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Ini murni untuk bantuan dan hiburan masyarakat bawah. Segmennya berbeda dengan kegiatan aksi mahasiswa,” katanya.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, pihak Kecamatan Tanah Abang juga menggandeng 47 organisasi masyarakat yang tergabung dalam Rumah Bersama Tanah Abang. Mereka diminta membantu mengimbau anggota dan warga agar tidak terlibat bentrokan maupun gesekan dengan massa aksi dari luar wilayah.
“Kami merangkul 47 ormas untuk bersama-sama menjaga wilayah dan mengimbau warga masing-masing agar tidak terlibat bentrokan atau gesekan dengan massa aksi,” pungkas Dwiarti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....