Saka POM Semarakkan Jambore Nasional XII 2026

  • 17 Agt 2026 04:10 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Satuan Karya Pramuka Pengawasan Obat dan Makanan (Saka POM) turut menyemarakkan Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 yang berlangsung pada 13-20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, yang diikuti 19.833 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan perwakilan negara lain.

Berdasarkan siaran pers yang diterima RRI Jakarta, Minggu 16 Agustus 2026, keikutsertaan Saka POM pada kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi BPOM dalam membangun generasi muda yang memiliki pengetahuan dan kepedulian terhadap keamanan Obat dan Makanan.

Sepanjang rangkaian Jamnas, Saka POM menghadirkan kegiatan edukatif melalui Krida Informasi, Krida Pemantauan, dan Krida Pengujian. Tiga booth Saka POM menyediakan aktivitas interaktif berupa kuis, pengujian cepat empat jenis bahan berbahaya, serta permainan tradisional bertema keamanan pangan.

Saka POM Jakarta berkontribusi dalam kegiatan pengujian sederhana, untuk menambah pengetahuan peserta dalam proses pengujian pangan yang mengandung bahan berbahaya menggunakan test cepat.

Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta sekaligus Ketua Majelis Pembimbing (Mabi) Saka POM DKI Jakarta, Jeffeta Pradeko Putra, menyampaikan bahwa keikutsertaan Saka POM merupakan bentuk sinergi BPOM dan Gerakan Pramuka dalam membangun generasi muda yang peduli terhadap kesehatan.

"Kami ingin anggota Saka POM tidak hanya memahami keamanan obat dan makanan, tetapi juga mampu menyampaikan pengetahuan tersebut secara kreatif dan mudah diterima. Dari Pramuka, kita bangun generasi yang cerdas memilih dan menggunakan obat dan makanan yang aman," kata Jeffeta, dikutip dari siaran pers.

Keikutsertaan Saka POM dalam Jamnas XII menjadi momentum memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan dan pelopor keamanan obat dan makanan. Melalui edukasi yang kreatif dan interaktif, Saka POM terus hadir menanamkan budaya hidup sehat dan aman sejak usia muda, dari Pramuka untuk Indonesia yang sehat, mandiri, dan berdaya menuju Indonesia Emas 2045.

Masih dari siaran pers, pembukaan Jamnas serangkai dengan Upacara Hari Pramuka ke-65 yang mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”.

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso, menyampaikan bahwa tema tersebut merupakan wujud komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita ke-2 Pemerintah Republik Indonesia, tentang swasembada pangan, energi, dan air sebagai bagian dari penguatan ketahanan dan kemandirian nasional.

"Melalui pendidikan kepramukaan, kami berupaya menumbuhkan budaya produktif, rasa cinta terhadap pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, dan kepedulian terhadap lingkungan, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta semangat kewirausahaan sejak usia muda" kata Budi dikutip dari siaran pers.

Gerakan Pramuka terus berupaya menghadirkan pendidikan yang mempersiapkan generasi mudanya untuk menghadapi perubahan tersebut dengan tetap berpegang pada Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka sebagai karakter, etika, gotong royong, dan semangat kebangsaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....