Tak Koordinasi, Konten Kreator Tegur Pelawan Arus Diprotes Warga Rawa Buaya
- 13 Agt 2026 19:42 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Warga menyayangkan sejumlah konten kreator yang tidak berkoordinasi dahulu sebelum membuat konten memberhentikan pengendara saat melawan arus di Jalan Outer Ring Road, Rawa Buaya, Jakarta Barat.
Ketua RW 03 Rawa Buaya, Efendi, mengatakan aksi tersebut membuat warga geram karena sejumlah konten kreator disebut tidak hanya merekam pengendara yang melawan arus, tetapi juga menyetop pengendara di jalan.
“Harusnya dari pihak terkait, kalau seandainya ada begitu (pembuatan konten), ketemu dulu, musyawarah dulu,” kata Efendi saat ditemui, Kamis, 13 Agustus 2026.
Menurut Efendi, persoalan tersebut bermula dari pembuatan video pada Sabtu (8/8/2026) siang. Berdasarkan laporan yang diterimanya, sejumlah orang yang membuat konten terkait aksi melawan arus disebut sempat menyetop pengendara.
Bahkan, kata Efendi, mereka disebut bertindak layaknya petugas kepolisian lalu lintas.
“Mereka bilang, ‘saya mau edukasi Pak RW’. Kata saya, ‘kalau mau edukasi, lu datang ke saya, kita undang masyarakat, lu ngomong’. Saya bilang itu baru edukasi. Dari edukasi, dapat solusi,” ungkapnya.
Efendi menilai pembuatan konten edukasi seharusnya dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat setempat. Dengan demikian, pesan yang ingin disampaikan dapat diterima tanpa menimbulkan persoalan baru.
“Kita bikin komunikasi dengan warga, kita bikin solusi, baru kita bikin konten sama-sama. Itu yang bagus. Jangan lu datang, tiba-tiba bawa seragam ini menakut-nakuti warga, orang macet,” ujarnya.
Persoalan tersebut kemudian dimediasi hingga keributan kecil yang sempat terjadi dapat diselesaikan secara baik-baik.
Efendi menegaskan, warga sebenarnya tidak mempermasalahkan aktivitas pembuatan konten selama dilakukan secara wajar dan tidak mengganggu pengguna jalan.
“Warga enggak masalah, silakan. Warga jalan aja, dan dia merekam kesalahan warga, silakan aja. Tapi pada saat dia menyetop warga, dan memberikan hak tilang, itu mah saya langsung emosional,” tegasnya.
Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Cengkareng, AKP Yeni mengimbau masyarakat yang hendak membuat konten edukasi mengenai lalu lintas agar terlebih dahulu berkoordinasi dengan kepolisian maupun instansi terkait di wilayah tersebut.
“Ya koordinasi dulu sama kami. Sebaiknya yang santun, koordinasi dengan yang punya wilayah dari lantas maupun instansi di wilayah tersebut,” kata Yeni.
Di sisi lain, Yeni mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aksi melawan arus. Menurutnya, perilaku tersebut dapat membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.
“Karena sangat berbahaya baik bagi dirinya sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....