Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Selama Proyek Drainase PKP di Ciracas
- 01 Agt 2026 11:20 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan sistem buka tutup jalan secara bergantian di Jalan Raya PKP selama proyek pembangunan saluran drainase metode jacking berlangsung.
- Rekayasa lalu lintas diterapkan untuk mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan di sekitar lokasi proyek.
- Jalur alternatif masih dalam tahap pengkajian karena terdapat pekerjaan penggalian lain yang terkoneksi dengan Jalan Raya PKP.
RRI.CO.ID, Jakarta - Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup jalan secara bergantian selama proyek pembangunan saluran drainase metode jacking di Jalan Raya PKP, Kecamatan Ciracas. Rekayasa dilakukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan di sekitar lokasi proyek.
Selama pembangunan berlangsung, lalu lintas di Jalan Raya PKP, tepatnya pada segmen Taufik Hidayat Arena (THA), akan mengalami penyempitan badan jalan dan pemberlakuan sistem buka tutup yang diatur oleh petugas (flagman). Sementara itu, jalur alternatif masih dalam tahap pengkajian karena terdapat pekerjaan penggalian lain yang terkoneksi dengan Jalan Raya PKP.
"Kepada seluruh pengguna jalan, kami mengimbau untuk tetap tertib, saling menghormati sesama pengguna jalan, dan senantiasa mengikuti arahan petugas di lokasi demi keselamatan dan kelancaran bersama," kata Kepala Seksi Pembangunan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur, Tengku Saugie Zikri, sebagaimana dikutip dari siaran pers, Sabtu 1 Agustus 2026.
Proyek tersebut merupakan pembangunan saluran air dengan metode jacking di Jalan Raya PKP, mulai dari kawasan THA menuju Kali Cipinang yang melintasi Kelurahan Kelapa Dua Wetan dan Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas. Pekerjaan dilakukan dengan memasang pipa Reinforced Concrete Pipe (RCP) berdiameter 1.500 milimeter untuk meningkatkan kapasitas drainase.
Selain pemasangan pipa berdiameter besar, proyek ini juga mengombinasikan pembangunan saluran menggunakan u-ditch berukuran 40 sentimeter hingga 100 sentimeter, serta box culvert precast berukuran 50 sentimeter dan 100 sentimeter. Infrastruktur tersebut dibangun sebagai bagian dari peningkatan sistem drainase di kawasan Jalan Raya PKP.
"Kami mohon maaf kepada seluruh warga sekitar lokasi pengerjaan saluran jacking atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pekerjaan berlangsung. Mari kita dukung bersama pelaksanaan pembangunan ini demi infrastruktur drainase yang lebih baik dan Jakarta Timur yang bebas genangan," ujar Tengku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....