Sudinsos Jakbar Jangkau 1.113 PMKS Selama Januari-Juli 2026

  • 31 Jul 2026 22:00 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Suku Dinas Sosial Jakarta Barat mencatat telah menjangkau 1.113 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) selama periode Januari hingga 30 Juli 2026.

Kepala Sudinsos Jakarta Barat, Fajar Laksono mengatakan, jumlah PMKS yang dijangkau setiap bulan cenderung fluktuatif.

“Rinciannya, Januari 143, Februari 203, Maret 139, April 168, Mei 160, Juni 137, dan hingga 30 Juli sebanyak 163 PMKS,” kata Fajar saat dihubungi di Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.

Fajar menyampaikan, berdasarkan kategori, gelandangan masih mendominasi PMKS yang terjaring di wilayah Jakarta Barat dengan jumlah 308 orang.

Selain itu, terdapat 249 orang dengan gangguan psikotik atau Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK), 184 pak ogah, 61 pengemis, 56 pengamen, 18 pemulung, 14 pedagang asongan, serta 219 orang yang masuk dalam kategori PMKS lainnya.

“Bila ada PPKS bukan berasal dari DKI Jakarta, maka direncanakan untuk dipulangkan ke daerah asal,” ujarnya.

Sementara itu, bagi PMKS yang berasal dari Jakarta namun tidak memiliki keluarga, Sudinsos akan merujuk mereka ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan lanjutan sesuai hasil asesmen.

“Perujukan pembinaan sesuai klasifikasi hasil asesmen,” katanya.

Fajar menambahkan, kegiatan penjangkauan PMKS akan terus dilakukan secara rutin melalui Satuan Tugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (Satgas P3S).

Petugas menyisir sejumlah titik yang selama ini menjadi lokasi rawan keberadaan PMKS di Jakarta Barat, antara lain kawasan Flyover Cengkareng, Flyover Slipi, Flyover Tomang, Flyover Grogol, Flyover Jembatan Dua, Terminal Kalideres, hingga kawasan Kota Tua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....