Jelang HUT RI, Pengendara Berharap ‘Dihadiahi’ Pemerintah lewat Penurunan Harga BBM
- 31 Jul 2026 18:48 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Harga pertamax telah meningkat dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter selama dua bulan terakhir.
- Pengendara motor di Jakarta Barat mengharapkan pemerintah melakukan penyesuaian harga pada awal Agustus 2026.
- Setiawan, pengendara motor berkapasitas 155 cc, menyampaikan harapan ini saat ditemui di SPBU kawasan Jakarta Barat pada Jumat, 31 Juli 2026 sore.
RRI.CO.ID, Jakarta - Memasuki 2 bulan kenaikan harga pertamax atau BBM RON 92 dari semula Rp12.300/liter menjadi Rp16.250/liter, pengendara berharap pemerintah kembali melakukan penyesuaian harga pada awal Agustus 2026.
Hal ini disampaikan Setiawan (34), pengendara motor berkapasitas 155 cc saat ditemui di SPBU kawasan Jakarta Barat, pada Jumat, 31 Juli 2026 sore.
“Mudah-mudahan aja besok tanggal 1 Agustus Pertamax bisa turun. Biasanya kan setiap bulan ada penyesuaian,” kata Setiawan saat ditemui di sebuah SPBU di kawasan Jakarta Barat, Jumat.
Pria asal Cengkareng, Jakarta Barat, itu bahkan berseloroh agar penurunan harga Pertamax bisa menjadi “hadiah” bagi masyarakat pada momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
“Ya anggap aja itu kado dari pemerintah buat rakyatnya,” ucap dia sambil tersenyum tipis.
Menurut Setiawan, kenaikan harga Pertamax dalam dua bulan terakhir cukup membebani anggaran transportasi hariannya.
Ia mengaku harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar sepeda motor yang digunakan beraktivitas setiap hari.
“Dua bulan ini harga Pertamax Rp16.250 per liter berasa banget di kantong,” keluhnya.
Setiawan mengatakan, saat ini ia harus merogoh kocek sekitar Rp65 ribu untuk membeli empat liter Pertamax. Jumlah tersebut, kata dia, hanya cukup digunakan selama sekitar tiga hari.
“Dulu waktu belum naik aja Rp50 ribu udah dapat 4,6 liter. Sekarang Rp65 ribu cuma dapat empat liter. Kacau,” ungkapnya.
Meski demikian, Setiawan memilih tetap menggunakan Pertamax karena dinilai lebih sesuai dengan spesifikasi mesin sepeda motornya.
Ia pun menutup keluhannya dengan nada bercanda. “Motor sih enggak rusak, tapi dompet yang rusak,” katany.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....