Berbagai Inovasi Warga untuk Proklim Konsisten, Jaktim Optimis Raih Prestasi

  • 31 Jul 2026 07:40 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Pemerintah Kota Jakarta Timur optimis meraih prestasi dalam Program Kampung Iklim 2026 setelah RW 015 Kelurahan Duren Sawit menjalani verifikasi lapangan oleh Tim Verifikator Proklim Tingkat Utama Nasional pada 30 Juli 2026.
  • Optimisme Pemkot Jaktim didasarkan pada berbagai inovasi pengelolaan lingkungan yang telah dikembangkan masyarakat secara berkelanjutan.
  • Warga RW 015 Duren Sawit mengembangkan pengelolaan sampah terpadu, biopacker, lubang biopori, dan pemanfaatan air lindi hasi pengolahan kompos untuk tanaman.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Timur, atau Pemkot Jaktim optimis meraih prestasi dalam Program Kampung Iklim, atau Proklim 2026 setelah RW 015 Kelurahan Duren Sawit menjalani verifikasi lapangan oleh Tim Verifikator Proklim Tingkat Utama Nasional, Kamis 30 Juli 2026.

Optimisme tersebut didasarkan pada berbagai inovasi pengelolaan lingkungan yang telah dikembangkan masyarakat secara berkelanjutan.

Dari siaran pers yang diterima RRI Jakarta, Jumat 31 Juli 2026, verifikasi lapangan dilakukan Tim Verifikator Proklim Tingkat Utama Nasional yang dipimpin Ketua Sub Kelompok Pemberdayaan Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jakarta sekaligus Ketua Tim Verifikasi Proklim, Susi Andriani.

Tim diterima Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Lingkungan Hidup Kota Jakarta Timur, Fauzi, di Sekretariat RW 015 Kelurahan Duren Sawit.

Dokumentasi Fauzi (berdiri di podium) Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Lingkungan Hidup Kota Jakarta Timur menerima Tim Verifikator Proklim Tingkat Utama Nasional, Kamis 30 Juli 2026. (Foto: Suku Dinas Kominfotik Kota Jakarta Timur)

"Kita optimistis akan meraih gelar terbaik. Gotong royong di RW 015 ini adalah bukti nyata keberhasilan penataan wilayah. Saya minta para camat dan lurah dapat mereplikasi praktik baik ini ke RW lainnya di Jakarta Timur," kata Fauzi, sebagaimana dikutip dari siaran pers.

Menurut Fauzi, salah satu kekuatan RW 015 terletak pada konsistensi warga dalam memilah sampah dari sumbernya. Kebiasaan tersebut dinilai mampu membangun budaya gotong royong sekaligus mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan.

"Pemerintah Kota Jakarta Timur berkomitmen menjaga keberlanjutan Program Kampung Iklim melalui penguatan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah, melalui penyediaan sarana pengolahan sampah dan pelatihan, penataan saluran, pengembangan urban farming, hingga pemberdayaan ekonomi sirkular masyarakat," kata Fauzi.

Sementara itu, Ketua Tim Verifikator, Susi Andriani, menyampaikan RW 015 Duren Sawit dinilai cukup optimal dalam memenuhi indikator penilaian Proklim Tingkat Utama 2026. Penilaian tersebut diperkuat melalui verifikasi lapangan terhadap berbagai kegiatan pengelolaan lingkungan yang telah dijalankan masyarakat.

Dokumentasi Nur Hikmah (kanan) Kepala Satuan Pelaksana Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kecamatan Duren Sawit ketika menerima Tim Verifikator Proklim Tingkat Utama Nasional, Kamis 30 Juli 2026. (Foto: Suku Dinas Kominfotik Kota Jakarta Timur)

Ketua RW 015 Duren Sawit, Darius Waruwu, menjelaskan warga telah mengembangkan berbagai inovasi lingkungan, di antaranya pemanfaatan air lindi hasil pengolahan kompos untuk tanaman, pembuatan lubang biopori, serta pengolahan sampah organik terpadu.

"Warga juga mengembangkan pemanfaatan biopacker dan memperkuat jalur pengolahan sampah organik agar sistem pengelolaan sampah dapat berjalan secara berkelanjutan," kata Darius, masih dikutip dari siaran pers.

Melalui verifikasi lapangan tersebut, RW 015 Duren Sawit diharapkan dapat menjadi percontohan kampung iklim berkelanjutan di Jakarta Timur.

Praktik baik yang diterapkan warga juga diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain sebagai upaya memperkuat adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....