Podcast Ngopi Seribu Jadi Sarana Edukasi Perizinan dan Investasi

  • 30 Jul 2026 15:25 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Podcast Ngopi Seribu Jadi Sarana Edukasi Perizinan dan Investasi

RRI.CO.ID, Jakarta - Unit Pengelola Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu menghadirkan inovasi Podcast Ngopi Seribu (Ngobrol Pagi Pelayanan Inspiratif) sebagai media edukasi bagi masyarakat terkait perizinan, investasi, dan layanan publik. Program ini diharapkan mampu mendekatkan informasi kepada warga yang tinggal di wilayah kepulauan dengan kondisi geografis yang tersebar.

Kepala Unit Pengelola PMPTSP Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Wahid Wahyudi, mengatakan podcast tersebut dirancang secara interaktif sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga dapat menyampaikan pertanyaan maupun permasalahan secara langsung.

"Podcast ini bukan sekadar penyampaian informasi satu arah, tetapi menjadi ruang edukasi sekaligus konsultasi bagi masyarakat terkait perizinan, investasi, dan pelayanan publik," ujar Wahid dalam dialog di RRI, Rabu, 29 Juli 2026.

Ia menjelaskan, Podcast Ngopi Seribu diselenggarakan dua kali setiap bulan dengan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, seperti Kantor Imigrasi, Badan Pertanahan Nasional (BPN), hingga kementerian dan lembaga terkait. Pemilihan tema dilakukan berdasarkan kebutuhan dan masukan masyarakat Kepulauan Seribu.

Menurut Wahid, salah satu episode yang mendapat perhatian masyarakat membahas layanan paspor dengan menghadirkan pihak Imigrasi. Topik tersebut dipilih karena banyak warga Kepulauan Seribu yang menghadapi kendala biaya dan waktu untuk mengurus paspor di daratan. Melalui podcast, masyarakat dapat memperoleh penjelasan mengenai persyaratan dan prosedur secara langsung.

Wahid menambahkan, manfaat Podcast Ngopi Seribu tidak berhenti pada edukasi. Berbagai masukan yang disampaikan masyarakat melalui siaran tersebut langsung ditindaklanjuti melalui program Peduli Pulau Plus, yaitu layanan jemput bola yang melibatkan berbagai instansi. Beberapa kebutuhan masyarakat, seperti penerbitan SKCK, layanan pertanahan, hingga administrasi lainnya, kemudian direspons dengan menghadirkan pelayanan langsung ke pulau-pulau.

"Podcast ini menjadi media untuk mendengar aspirasi masyarakat, lalu kami tindak lanjuti melalui kolaborasi dengan instansi terkait agar pelayanan benar-benar hadir di tengah masyarakat," kata Wahid.

Ia berharap keberadaan Podcast Ngopi Seribu dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai mekanisme perizinan dan investasi, sekaligus memperkuat pelayanan publik yang lebih mudah diakses oleh warga maupun pelaku usaha di Kepulauan Seribu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....