Pramono Mulai Bangun SDN Kebayoran Lama Selatan September
- 25 Jul 2026 06:39 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan rehabilitasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 akan dimulai pada September 2026.
- Proses persiapan administrasi termasuk penghapusbukuan aset dan penunjukan kontraktor akan dilakukan sepanjang Agustus 2026.
- Gedung sekolah tersebut telah dalam kondisi roboh selama dua tahun sebelum gubernur meninjau langsung pada Jumat, 24 Juli 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta memastikan rehabilitasi Sekolah Dasar Negeri atau SDN Kebayoran Lama Selatan 09 akan dimulai pada September 2026. Kepastian tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, setelah meninjau langsung kondisi gedung sekolah yang roboh sejak dua tahun lalu, pada Jumat, 24 Juli 2026.
Menurut Pramono, proses persiapan akan dilakukan sepanjang Agustus 2026, mulai dari penghapusbukuan aset hingga penunjukan kontraktor pelaksana. Setelah seluruh tahapan administrasi selesai, pembangunan fisik ditargetkan dimulai pada September.
“Paling lama September harus segera dimulai (rehabilitas gedung sekolah). Jadi Agustus persiapan penghapusbukuan, menunjuk pelaksana kontraktornya. Bulan September sudah harus mulai dibangun di tempat ini,” ujar Pramono.
Ia menjelaskan, pembangunan kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 diperkirakan berlangsung selama 10 bulan sejak pekerjaan dimulai. Dengan target tersebut, proses rehabilitasi kemungkinan belum selesai ketika tahun ajaran baru 2027 dimulai.
"Jadi kalau 10 bulan dari September, ya tinggal dihitung saja," kata Pramono.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp48,1 miliar untuk pembangunan kembali sekolah tersebut. Anggaran itu digunakan untuk memperbaiki fasilitas sekolah agar kembali layak digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar.
Selain SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memprioritaskan rehabilitasi tiga sekolah lainnya pada tahun 2026. Ketiganya meliputi SMA Negeri 102 Jakarta dengan anggaran Rp67,5 miliar, SD Negeri Cempaka Putih Barat 03 sebesar Rp48,4 miliar, serta SD Negeri Papanggo 01 dan Taman Kanak-kanak Negeri Papanggo 01 dengan anggaran Rp74,1 miliar.
"Kenapa harus dibangun sekarang? Karena kondisinya sangat memprihatinkan," ucap Pramono.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....