Lampaui Target, Omzet FJGS 2026 Tembus Rp16,77 Triliun

  • 24 Jul 2026 20:53 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 berhasil mencatatkan transaksi sebesar Rp16,77 triliun, melampaui target Rp16 triliun yang ditetapkan penyelenggara. Capaian tersebut menjadi kabar positif bagi sektor ritel Jakarta, mengingat penyelenggaraan berlangsung di tengah tekanan daya beli masyarakat dan padatnya agenda kegiatan di Ibu Kota.

Ketua Pelaksana FJGS 2026 Mualim Wijoyo mengatakan nilai transaksi tersebut diperoleh selama penyelenggaraan FJGS yang berlangsung pada 10 Juni hingga 22 Juli 2026 dengan melibatkan 104 pusat perbelanjaan di Jakarta. Realisasi tersebut meningkat sekitar 5 persen dibanding target awal.

“Awalnya kami cukup deg-degan karena target yang dipasang Rp16 triliun. Setelah dihitung, transaksi akhirnya mencapai sekitar Rp16,77 triliun atau naik sekitar 5 persen,” ujar Mualim dalam acara penutupan FJGS 2026, di Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026.

Menurut Mualim, optimisme penyelenggara sempat diuji sejak awal pelaksanaan. Selain berlangsung setelah periode belanja panjang mulai dari Natal, Tahun Baru, Ramadan, Idulfitri hingga musim masuk sekolah, FJGS juga diwarnai penyelenggaraan Jakarta International Marathon yang bertepatan dengan aksi demonstrasi.

“Kondisi tersebut sempat membuat sejumlah rombongan wisata membatalkan kunjungan ke Jakarta. Namun situasi berangsur membaik seiring berbagai agenda perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Jakarta yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Beragam kegiatan hiburan dan promosi berhasil menarik masyarakat untuk kembali beraktivitas di ruang publik, termasuk mengunjungi pusat-pusat perbelanjaan,” ujarnya.

Lebih lanjut Mualim menjelaskan, hasil survei yang dilakukan penyelenggara menunjukkan tingkat kunjungan ke mal di lima wilayah Jakarta meningkat antara 4 hingga 15 persen, dengan rata-rata kenaikan sekitar 10 persen selama penyelenggaraan FJGS.

“Pusat perbelanjaan ternyata tetap menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk berwisata dan berbelanja. Walaupun ada tekanan terhadap daya beli, masyarakat masih tetap melakukan konsumsi sesuai kebutuhannya,” kata Mualim.

Ia menjelaskan, keberhasilan FJGS 2026 juga didorong oleh momentum libur sekolah, rangkaian perayaan HUT Jakarta, serta berbagai program promosi yang ditawarkan pusat perbelanjaan, seperti midnight sale, late night sale, hingga potongan harga mencapai 70 persen.

Selain menarik minat warga Jakarta, FJGS juga menjadi daya tarik bagi wisatawan dari luar daerah maupun mancanegara. Menurut Mualim, wisatawan asal Malaysia masih mendominasi kunjungan wisata belanja ke Jakarta, disusul pengunjung dari sejumlah negara ASEAN lainnya yang mulai menjadikan Indonesia sebagai destinasi belanja.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan capaian tersebut memperkuat optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Jakarta. “FJGS bukan sekadar agenda diskon dan promosi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga optimisme dunia usaha, menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, memperluas pemasaran produk lokal dan UMKM, serta memperkuat Jakarta sebagai destinasi wisata budaya, kuliner, hiburan, dan belanja," ujarnya.

Menurut Pramono, capaian tersebut menjadi indikator positif bagi perekonomian Jakarta. Pada triwulan I 2026, ekonomi Jakarta tumbuh 5,59 persen secara tahunan, dengan sektor perdagangan memberikan kontribusi terbesar, yakni 18,06 persen.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan FJGS, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan pembebasan pajak reklame kepada 104 mal atau pusat perbelanjaan serta pelaku ritel yang berpartisipasi. Kebijakan tersebut mengacu pada Keputusan Gubernur Nomor 870 Tahun 2025.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan penghargaan kepada mal dan pelaku ritel yang menunjukkan inovasi, memiliki daya saing, mendukung pemasaran produk lokal, serta menerapkan Gerakan Pilah Sampah.

"Ke depan, kolaborasi dengan APPBI, HIPPINDO, pelaku ritel, UMKM, Bank Indonesia, OJK, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat. FJGS diharapkan berkembang menjadi festival belanja unggulan bertaraf internasional yang mendukung target Jakarta masuk 50 besar kota global pada 2030 dan 20 besar pada 2045," kata Pramono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....