Bappeda Sebut Layanan Telekonsultasi Kesehatan Jiwa Pemprov DKI Meningkat

  • 23 Jul 2026 15:37 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania mengatakan layanan telekonsultasi kesehatan jiwa, JakCare telah menerima sebanyak 20.419 panggilan dari Jakarta dan luar Jakarta sepanjang Mei 2025- Juni 2026. Menurutnya, penggunaan layanan tersebut pada tahun ini meningkat drastis.

Atika menyatakan pada periode Januari sampai dengan Juni 2026 layanan telekonsultasi kesehatan jiwa meningkat 4,17 kali lipat dibandingkan periode Mei sampai dengan Desember 2025. Menurutnya, dari total 20 ribu panggilan, 24,6 persennya tidak hanya dari Jakarta tetapi juga dari luar Jakarta.

“Hal ini menunjukkan perhatian masyarakat terhadap kesehatan mental semakin baik dan warga mulai percaya pada layanan yang diberikan," kata Atika di Jakarta, Rabu, 23 Juli 2026.

Lebih lanjut Atika menjelaskan bahwa layanan JakCare telah terstandar klinis, beroperasi 24 jam dan dilayani psikolog klinis. Layanan yang dapat diakses melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) ini bisa dimanfaatkan untuk menangani kasus-kasus adiksi termasuk terhadap gim (game) dan rokok. serta stres akibat pekerjaan.

Atika mengatakan, hadirnya JakCare merupakan salah satu aspek kesehatan yakni preventif yang menjadi bagian dari fokus Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sepanjang paruh pertama 2026. "Sepanjang paruh pertama 2026, fokus kami adalah berpijak pada pilar-pilar esensial mulai dari memastikan pemenuhan pelayanan dasar yang berkualitas, pelestarian lingkungan perkotaan yang berketahanan, hingga mengakselerasi posisi Jakarta sebagai kota global," kata dia.

Dari aspek kesehatan, ekosistem kesehatan terpadu diperkuat dengan tiga pendekatan yaitu promotif, preventif, dan rehabilitatif. Dari aspek promotif, Pemprov DKI mengembangkan pembangunan dan revitalisasi ruang terbuka hijau sebagai ruang publik sehat untuk mendukung aktivitas fisik, sosial, serta peningkatan kualitas lingkungan perkotaan.

"Pada triwulan dua tahun ini, kita telah meresmikan Taman Kosambi dan telah menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru serta penataan 49 RTH hingga akhir tahun 2026," kata Atika.

Lalu, dari aspek rehabilitatif, pelayanan proaktif yang menjangkau layanan kelompok rentan dilakukan oleh Pasukan Putih yang telah melakukan 59.023 kunjungan kepada kelompok rentan dan mencapai 96,86 persen dari target sasaran kunjungan.

“kinerja pelayanan dasar dari kesehatan dan pendidikan komitmen kami di sektor kesehatan menunjukkan tren capaian yang positif,” ujarnya.

Indeks kepuasan layanan kesehatan mencapai angka 94,75 atau meningkat 0,99 poin dari tiga bulan sebelumnya. Hal ini juga didukung oleh peresmian fasilitas kesehatan baru yaitu Puskesmas Matraman dan Puskesmas Pembantu Meruya Selatan 2.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....