Zulfydar Minta ABTI DKI Tak Berhenti di PON, Siapkan Atlet Tembus Level Dunia
- 22 Jul 2026 19:54 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum PB ABTI Zulfydar Zaidar Mochtar meminta kepengurusan baru Pengurus Provinsi (Pengprov) ABTI DKI Jakarta tidak cepat berpuas diri setelah sukses mendominasi cabang bola tangan pada PON XXI Aceh 2024. Di bawah kepemimpinan Josua Franklin Oktanatama Siahaan periode 2026–2030, DKI Jakarta didorong menjadi motor penguatan Tim Nasional Indonesia hingga mampu bersaing di level internasional.
Pesan tersebut disampaikan Zulfydar usai melantik Josua Franklin sebagai Ketua Umum Pengprov ABTI DKI Jakarta di Gedung KONI DKI Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.“Kami berharap dengan kepemimpinan Josua Franklin, Pengprov ABTI DKI Jakarta lebih gigih lagi memajukan prestasi para atletnya menuju berbagai event nasional dan memperkuat Timnas bola tangan Indonesia ke pentas dunia,” ujar Zulfydar.
Menurutnya, target tersebut harus dibangun melalui pembinaan atlet secara berjenjang sejak usia junior. Ia menilai pencarian bibit atlet dengan postur ideal menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan daya saing Indonesia di level internasional.
Zulfydar mengatakan DKI Jakarta telah memiliki modal kuat setelah menyapu bersih medali emas sektor putra dan putri pada PON XXI Aceh 2024. Capaian tersebut, kata dia, semestinya menjadi pijakan untuk mengejar prestasi yang lebih tinggi.
Ia juga mengungkapkan bahwa saat Indonesia meraih medali perunggu pada SEA Games 2025 di Thailand, sebagian besar pemain tim nasional berasal dari DKI Jakarta. “Kami mengakui saat tim SEA Games 33 meraih medali perunggu di Thailand 2025, sebagian besar diperkuat pemain DKI Jakarta. Hal itu harus ditingkatkan lagi, apalagi atlet DKI Jakarta kini memiliki pemain yang tinggi badannya rata-rata mencapai 200 sentimeter,” katanya.
Pada kesempatan itu, Zulfydar turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua Pengprov ABTI DKI Jakarta periode sebelumnya, Syaiful Bahri atau Achoy, yang dinilai berhasil membawa tim putra dan putri DKI Jakarta meraih gelar juara di PON XXI Aceh 2024.
Ia berharap kepengurusan baru mampu mempertahankan bahkan melampaui prestasi tersebut pada PON 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, apabila cabang bola tangan mempertandingkan empat nomor perebutan medali emas.
Selain menatap PON, Zulfydar menekankan pentingnya kesiapan menghadapi agenda nasional, mulai dari Kejuaraan Nasional Junior di Surabaya pada Agustus 2026 hingga Kejuaraan Nasional Senior di Medan pada Oktober 2026. DKI Jakarta juga diproyeksikan menjadi tuan rumah kejuaraan bola tangan pantai pada November 2026 sehingga pembinaan atlet untuk nomor pantai perlu mendapat perhatian yang sama dengan bola tangan indoor.
Menanggapi arahan tersebut, Josua Franklin menyatakan siap menjawab tantangan yang diberikan PB ABTI. Ia menegaskan kepengurusannya akan melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan kualitas atlet, pelatih, dan wasit.
“Upaya memenuhi semua itu akan melakukan terobosan meningkatkan teknik dan fisik para pemain. Begitu juga para pelatih dan wasit melalui penataran nantinya,” ujar Josua.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....